Tags

, ,

Gangan Ikan Ketarap

Ketika mendarat di Pulau Belitung, saya bertanya kepada Wiilly (driver mobil rental kami), “Apakah ada Pindang Patin di sini ?”

#Beberapa kali ke Pulau Bangka, yang menjadi incaran saya adalah Pindang Patin. Oleh karena itu, saya pikir pasti di Belitung makanannya juga tidak jauh beda#

Kalau di Belitung makanan khasnya Gangan Ikan Ketarap Pak,” jawab Willy.

Menurut literatur yang saya dapatkan : “Gangan Ikan Ketarap adalah Gangan yang terbuat dari rempah-rempah Kunyit, Cabe Rawit, Cabe Merah, Bawng merah, Bawang Putih, Terasi (belacan), Kemiri, Lengkuas, Garam dan nanas setengah matang. Bahan utamanya adalah Kepala Ikan Ketarap Segar”.

***

Willy langsung mengarahkan mobilnya ke Rumah Makan Otentik Belitung Berage, untuk makan siang.

Menu utamanya adalah Gangan Ketarap, yang terdiri dari dua pilihan porsi untuk dua orang Rp60.000 dan porsi untuk 4 orang Rp110.000

Ikan ketarap adalah sejenis ikan laut yang hidup di perairan sekitar Belitung,  uniknya di Berage yang jadi sasaran adalah kepala ikan ini. Makin besar ukurannya, semakin tebal kulit kepalanya, dan semakin enak rasanya.

Menurut Bapak Yulizar (Pemilik Rumah Makan) : Harga kepala Ikan Ketarap Rp90.000 per-kilo, sedangkan harga dagingnya hanya Rp40.000 per-kilo. Daging Ikan Ketarap biasanya hanya dijadikan sebagai bahan campuran bakso ikan”.

ketarap

Kepala Ikan Ketarap

***

Menu yang kami pesan adalah Gangan Ketarap untuk dua oang, satu ekor Ikan Bulat atau Ikan Kuwe di Bakar, 2 porsi Cumi Goreng Tepung, 1 porsi Sayur Kangkung dan 1 porsi rebusan sayur singkong, irisan timun serta terong, sambal terasi (belacan), sambal serai, serta sambal kecap.

Sambal yang paling dinikmati anak-anak adalah sambal terasi dan sambal kecap #hati-hati pedas#, apalagi Provinsi Kepulaun  Bangka Belitung terkenal dengan Terasinya (sering disebut dengan belacan).

Rasa Gangan Ketarap memang mantap, kulit kepala ikannya seperti kikil ….. “klenyes-klenyes” kalau digigit, tulang kepalanya nikmat sekali untuk dihisap, ditambah lagi rasa asam dari nanas dipotong kecil-kecil empat persegi panjang semakin menambah sensasi rasanya.

Karena masih penasaran, besok siangnya kami datang lagi ke Berage. O ya, makan siang untuk berampat di hari pertama Rp210.000 sedangkn hari kedua Rp 270.000.

IMG_3332