Tags

, ,

Ada tiga orang bersaudara sebut saja namanya A, B dan C, yang tinggal di tiga tempat berbeda.

Suatu ketika C dan B mau ke suatu tempat, mendengar berita tersebut A ingin ikut juga (bareng), karena memang A berencana mau ke tujuan yang sama.

Sehari sebelumnya A menyampaikan kepada C bahwa janjian akan menunggu di Tempat-1.

Singkat kata, pada hari H, B datang ke rumah C dan pukul 7.30, keduanya berangkat menuju Tempat-1.

**

Dalam waktu 5 menit kemudian…..

Ternyata A juga sampai ke rumah C, sementara B dan C sudah berangkat menuju Tempat-1 (sesuai perjanjian sebelumnya).

Orang-orang di Rumah-C merasa heran, kok A datang ke Rumah-C.

“Loh, bukannya janjian ketemu di Tempat-1 ?”

C : “Ga kok, kan tadi sudah dipesankan ke B, bahwa saya akan ke sini”

Terjadi misunderstanding…!!!

**

Untungnya jalan menuju ke Tempat-1 agak macet sehingga perjalanan B dan C baru berkisar 1 km dari Rumah-C. Terpaksalah keduanya menunggu A di Tempat-2.

Ternyata entah apa sebabnya, tiba-tiba sebelum berangkat A berpesan kepada B agar menunggu di Rumah-C saja (tidak di Tempat-1).

Sementara B menyangka terjadi perubahan tempat menunggu menjadi Tempat-1.

Kesimpulannya :

  1. A berkata kepada C akan menunggu di Tempat-1, tetapi membatalkannya kepada B.
  2. Kesalahan terjadi pada A, karena seharusnya A merubahan tempat pertemuan tsb langsung kepada C tidak melalui B, sehingga tidak terjadi salah persepsi.
  3. A tidak boleh menyalahkan B (dianggap tidak menyampaikan pesan), karena B mengira bahwa A sudah konfirmasi dengan C, sehingga B merasa tidak perlu membahas hal tsb dengan C.
Advertisements