Tags

, , , , , , , , , , ,

Screenshot_2014-09-03-19-00-25Saya menggunakan Operator Telkomsel untuk beraktivitas di Internet, baik di Handphone maupun Laptop.

Meskipun banner iklan yang berasal dari Telkomsel sudah berlangsung sejak lama, tapi akhir-akhir ini saya merasa sangat terganggu. Pasalnya, setiap membuka halaman internet, tiba-tiba muncul iklan yang sangat menjengkelkan (Intrusive ads) ini.

Iklan pop up ini menutupi semua halaman  yang akan kita buka, kita harus sabar beberapa saat agar bisa men-SKIP iklan tsb, bahkan ada kalanya susah untuk di-close (kalaupun ada, close-nya berada di posisi yang susah terihat dan kecil).

Semakin kesini semakin sering terjadi, saya gagal membuka halaman yang dibutuhkan, sehingga harus mengulang kembali (back) ke halaman yang diinginkan.

Semakin terasa bahwa konsumen di Indonesai tidak punya hak untuk komplain dan protes. Konsumen dengan mudah diperlakukan sewenang-wenang oleh provider. Tentu saja provider yang merasa sangat berkuasa dan angkuh, mungkin karena punya uang banyak dan menguasai pasar.

Kemana Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), apa peran mereka ? apa sedang tidur ? apa sedang kekenyangan ? makanya ketiduran ?

Apa peran Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) ? posisinya di mana ?

Padahal peristiwa ini sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu kenyamanan dan privacy customer.

Perbuatan yang dilakukan operator Telkomsel TIDAK ETIS…!!!
Telkomsel melanggar etika bisnis, karena menayangkan iklan tanpa izin dan kerjasama dengan pemilik situs.

Dari segi hukum juga melanggar Pasal 32 ayat 1 UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 20 UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Hal ini dilakukan hanya untuk menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya dan sepihak.

Mudah-mudahan pemanggilan operator selular Telkomsel dan XL Axiata oleh Asosiasi E-Commerce Indonesai (idEA) dan Asosiasi Digital Indonesia (IDA) dapat membantu menyelesaikan masalah ini.

Informasi didapat dari berbagai sumber