Tags

, , , , , , ,

Beberapa waktu yang lalu, kami diajak makan malam di sebuah restoran Italia bergaya Jepang di Lantai 4, Plaza Senayan. Namanya AW Kitchen by Akira Watanabe Pasta House yang dibuka awal Agustus 2014 lalu.

AW diambil dari nama celebrity chef terkenal dari Jepang Akira Watanabe selaku Kepala Chef di restoran ini, sehingga menu makanannya sangat kental dengan “aroma” Jepangnya.

Salah satu menu favorit di sini klo ga salah Black Angus Tenderloin Beef and Foie Gras (nama tepatnya saya lupa), yaitu perpaduan steak tenderloin beef dengan foie gras (hati angsa), kentang gratin, sayur-sayuran, jamur dan saus wasabi. Saya meminta agar dibakar dengan kematangan sempurna alias welldone.

Saya hanya penasaran dengan Foie Gras ini, kenapa makanan yang berasal dari Perancis ini dikatakan sebagai makanan lezat, mewah dan mahal ?

Saya juga penasaran, selezat apa sih rasanya ?

He3…. mumpung ada yang traktir …. 😛 , boleh dong nyoba…..!!!

***

Karena hanya ingin mencoba, saya biarkan teman saya memesannya terlebih dahulu. Supaya setelah dihidangkan bisa saya rasakan sedikit, kan kalau ga enak saya bisa pesan yang lain.

Ternyata memang lezat saudara-saudara….!!!, tekstur Foie Gras yang berlemak di atas Steak Tenderloin Beef terasa lembut sekali, empuk dan juicy, apalagi dengan tingkat kematangan sempurna……!!!

Pokoknya nikmat sekali…!!!

Memang inilah godaan, makanan yang tidak baik untuk kesehatan biasanya enak di lidah

 

***

Sesampai di rumah, saya langsung cari informasi tentang Foie Gras ini…..!!!

Alangkah terkejutnya saya, ketika mengetahui bagaimana angsa-angsa tsb diperlakukan oleh manusia untuk mendapatkan hati yang lebih besar dari biasa (70 – 90 gram), dengan berbagai cara agar menjadi 10x lipatnya (700 s/d 900 gram).

Angsa-angsa tersebut dicekokin dan dipaksa makan (force-feeding) jagung secara berlebihan. Caranya dengan memasukkan pipa ke tenggorokkan angsa tsb (4x sehari selama 5 bulan), supaya langsung masuk ke perutnya.

Sedangkan 2 minggu sebelum dipotong, angsa-angsa itu harus ditempatkan dalam kandang yang sempit, untuk membatasi ruang geraknya agar makan yang dicekokin tsb tertimbun menjadi lemak. Dengan cara ini hati angsa akan menjadi lebih besar.

Katanya, saat ini di pasaran harga foie gras bisa mencapai €200 per-kg atau IDR 3.000.000 per-kg.

Padahal foie gras kurang baik untuk kesehatan, disebabkan oleh kadar lemak dan kolesterolnya yang tinggi.

Di samping makanan di atas, saya juga merekomendasikan Risotto in Ikasumi Sauce (Squid Ink Sauce), yaitu menu saus tinta cumi dengan perpaduan krim, susu, keju dan (kayaknya) nasi tim yang diolah sedemikian rupa seperti creamsoup rice, dihiasi dengan beberapa potong cumi.

PS : Disarikan dari pengalaman pribadi dan dari berbagai sumber

Advertisements