Tags

, , , , ,

IMG_1676

Pantai Talise terdapat di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Saya sampai di pantai tersebut sekitar pukul 4 sore, di saat matahari masih bersinar terang dan menyengat kulit.

Sementara para penjual makanan dan minuman sudah mulai siap-siap memasang tenda jualannya, menata kursi berjejer di pinggir jalan di sepanjang pantai, yang di gerobak-gerobak mereka bergantungan bersisir-sisir pisang kepok muda/matang, serta jagung untuk dibakar.

Pisang goreng dengan sambal terasi, pisang gepe (pisang bakar yang dijepit, dipotong2 ditambah parutan kelapa dan gula merah), serta jagung bakar dan minuman Saraba menjadi pilihan favorit para pengunjung pantai.

Duduk sambil menikmati udara pantai sampai matahari bersembunyi di balik pegunungan memang sebuah momen yang tidakย  boleh disia-siakan

Hanya dalam waktu tidak lebih dari setengah jam (pukul 5 s/d 5.30 sore) sinar surya mulai meredup dan kemudian tenggelam di balik Pegunungan Gawalise.

Namun, setelah matahari tenggelam pengunjung bukannya bubar, justeru semakin malam semakin banyak penduduk kota bersantai di sini, maka tidak heran warung-warung ini bisa buka sampai larut malam.

Jembatan Palu IV atau Jembatan Kuning

Dari arah Pantai Talise, terlihat sebuah jembatan berwarna kuning, namanya Jembatan Palu IV, yaitu jembatan lengkung pertama di Indonesia, panjangnya 300 meter.

Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Palu Timur dengan Kecamatan Palu Barat, membentang di atas Teluk Talise.

O ya karena warnanya kuning, jembatan ini juga dinamakan dengan Jembatan Kuning.

IMG_1687

Jembatan Palu IV atau Jembatan Kuning terlihat dari Pantai Talise

IMG_1690

Pegunungan Gawalise

Di Pantai Talise, kita juga dapat menyasikan beberapa bagian pantai yang sudah direklamasi bekerjasama dengan Ciputra, katanya akan mencapai 33 hektare. Di lokasi iini, terdapat gerbang pintu masuk berbentuk beberapa patung kuda berwarna putih berukuran besar, karena direncanakan juga di sini akan dibangun sebuah hotel mewah.

ย  IMG_1697

Satu-satunya Mangrove yang terlihat

***

Puas menghabiskan sore di Pantai Talise sambil makan pisang goreng yang dipotong tipis-tipis memanjang ditemani sambal terasi, ditutup dengan hangatnya minuman Khas Palu, Saraba Susu / Milo, kami diajak ke sebuah toko khusus oleh-oleh yang berada di daerah perkampungan (rumah penduduk).

Sebagian besar yang dijual di toko ini adalah bawang goreng oleh-oleh khas Kota Palu. Namanya Bawang Goreng Cap Garuda Jaya.

Disamping bawang goreng berbagai ukuran, Garuda Jaya juga menjual Abon Sapi/Ikan, Mede Goreng, Madu Hutan Manis/Pahit, Teh Rosella, macam-macam dodol, Olahan Rumput Laut, Macam-macam Keripik, Sarabbaย Sachet dll.

 

Advertisements