Tags

, , ,

Malam ini pukul 21.00 kami kalang kabut tidak bisa beli pulsa (token/voucher) listrik isi ulang kepada “Mbak Pulsa Langganan”.

Jadi, kami sekeluarga punya langganan pembelian pulsa kepada “Asisten Rumga” tetangga. Apakah pulsa internet dari berbagai provider maupun pulsa listrik dari PLN (kata teman saya, PLN singkatan Perusahaan Lilin Negara).

Sebetulnya sore tadi sudah ada “Beep” dari meteran tsb, memberitahukan bahwa pulsa sudah tinggal 16. Sementara memesan pulsa apa saja sama si Mba gampang, tinggal SMS dalam waktu singkat akan dapat balasan berupa nomor token dan bayarnya belakangan.

Dalam hati saya berkata : “Nanti saja pesan agak malaman“.

Nah, pukul 21.00, saya SMS si Mb, tapi jawabannya “server PLN lagi error“. Karena voucher pulsa yang ada tinggal 12, saya cepat-cepat nyari ke “Indomaret” terdekat,Β  biasanya menyediakan pulsa tsb. Jawaban Petugas Indomaret : “Sejak 3 minggu yang lalu, Indomaret tidak jual pulsa lagi, Bapak harus beli di PLN”.

#mulai panik…#

Saya coba cari lagi di counter penjualan pulsa Handphone, saya mendapat jawaban bahwa “server PLN sedang error“.

Waduuuh….!!! bahaya ini….!!!

Sampai di rumah saya matikan beberapa buah lampu, dan salah satu pendingin ruangan untuk mengurangi penggunaan listrik. Berharap agar masih bisa memperpanjang “nafas” minimal sampai bisa beli di PLN besok pagi (seperti saran Petugas Indomaret).

Satu cara lagi yang harus saya coba adalah, menghubungi kakak ipar yang tinggal di wilayah Depok. Minta tolong carikan pulsa listrik ke warung terdekat, siapa tau bisa…..

Ahamdulilah, akhirnya saya mendapatkan nomor token yang diinginkan, meskipun hanya 100, lumayan masih bisa bertahan at leastΒ  untuk 5 hari ke depan.

Saya tidak bisa bayangkan, kalau tidak mendapatkan pulsa malam ini, ikan di kolam pasti sudah megap-megap kekurangan oksigen, rumah gelap gulita, anak-anak kipas-kipas ga bisa tidur kegerahan,Β  sementara di rumah sebelah listriknya tidak masalah,

Apakah sudah saatnya saya mengajukan untuk kembali lagi ke Lisrik konvensional (yang tidak pakai pulsa) ?

Atau cukup dengan mengadakan persediaan/stock voucher pulsa saja ?

Advertisements