Tags

, , , ,

IMG_9860

Monumen di mulut terowongan Pont de I’Alma

Landing di Bandara Paris-Charles de Gaulle pukul 06.20 pagi, suasananya seakan masih sekitar pukul 4 pagi di Indonesia.

Bandara dan lalu lintas masih sangat sepi ……

***

Kendaraan melaju menuju jatung kota Paris, sepertinya melewati beberapa tunnel, dan menelusuri Seine Reiver disaat matahari sudah mulai mengeluarkan cahayanya ke jalan-jalan yang kami lewati.

Ketika memasuki sebuah tunnel atau terowongan dari Bandara menuju pusat kota, yang ada di benak saya adalahΒ  : “Dimana tunnel tempat terjadinya kecelakaan maut yang mengakibatkan tewasnya Puteri Diana dan Dodi Al-Fayed?”

Saya bertekad harus sampai di sana…..!!!

***

IMG_9854

Pont de I’Alma

Alhamdulillah kesempatan itu akhirnya datang juga.

Pada suatu sore, dalam suasana mendung sedikit gerimis, kami sampai di mulut terowongan Pont de I’Alma.

Kesulitan untuk mendapatkan tempat parkir menjadi suatu seni tersendiri, meskipun hanya untuk berhenti sesaat, maklum lokasinya berada di mulut terowongan.

O ya, monumen tersebut tidak berada di dalam tunnel, tapi di atas permukaan, sehingga ke sini tidak bisa lama-lama (atau kalau mau lebih santai, sebaiknya cari pakir kendaraan di tempat yang aman, kemudian jalan kaki ke lokasi)

Kesempatan berhenti hanya di lampu merah, sementara mesin mobil tetap menyala, hanya sekedar berfoto sekitar 2 atau 3 menit, kami sudah harus jalan lagi.

IMG_9856

Mulai mencari tempat parkir

IMG_9857

Masih mencari tempat parkir

IMG_9859

Mencari jalan mutar

IMG_9855

Akhirnya sampai juga di Monumen, latar belakang Menara Eiffel

Terowongan Pont de I’Alma adalah tempat Lady Diana menemui ajalnya, di sini terdapat sebuah monumen yang berbentuk obor.

Menurut informasi, monumen ini tidak ada hubungannya dengan kejadian tragis tersebut, dibangun sebagai peringatan pembebasan Paris dari Nazi, sekaligus untuk mengenangΒ  jasa pahlawan Perancis selama Perang Dunia II.

Advertisements