Tags

, ,

MERAH pUTIHSehubungan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68 tanggal 17 Agustus 2013 ini tinggal beberapa hari lagi, saya teringat bahwa tiang bendera di rumah tidak ada, karena kepindahan saya ke tempat yang baru.

Saya tidak rela Bendera Merah Putih (di rumah) dipasang pada tiang sembarangan, misalnya di potongan pohon bambu, atau tongkat kayu, apalagi yang hanya diikatkan ke tiang listrik atau diselipkan di pagar rumah . Saya harus punya tiang bendera yang layak, kokoh, bersih dan rapi (mungkin nanti bisa dicat warna putih agar kelihatan lebih pantas).

Di awal Agustus yang lalu, saya mau beli tiang (pipa) besi, namun beberapa toko material dan bangunan dekat rumah sudah tutup karena sudah mendekati libur bersama lebaran.

***

Toko-toko material baru mulai buka Senin, 12 Agustus 2013, kebetulan hari-hari tersebut saya ga sempat beli, minta bantuan juga belum bisa.

Kepada siapa ?.

Tukang di rumah yang biasa bantu perbaikan-perbaikan kecil juga belum aktif, ojek langganan juga belum kelihatan.

Jadi sampai Selasa (13/8), saya masih belum punya tiang bendera.

***

Pagi hari Rabu (14/8) kebetulan kakak datang ke rumah, sekalian saya mintain tolong agar di rumah ada tiang bendera.

Beliau bantuin belikan besi pipa yang 5 meter, kemudian beli cat warna merah dan putih, thinner (bahan pengencer cat), kuas, klem dan beberapa buah paku beton.

Tiang dari besi itu langsung dicat merah dan putih (ga pa pa lah meskipun saya maunya hanya dicat putih), setelah kering langsung dipasang (dengan klem) ke dinding pagar rumah.

Kenapa harus diklem ? Maksudnya agar setelah digunakan, tiang dapat dibuka untuk disimpan di tempat yang aman agar tidak karatan.

***

Nah, sejak 14 Agustus 2013 saya sudah punya tiang baru untuk bendera Merah Putih yang bisa digunakan untuk seterusnya.

Hanya dengan modal Rp 160.000 (Seratus enam puluh ribu rupiah) untuk beli pipa besi, cat, thinner, kuas, klem dan paku beton.

Sang Merah Putih sudah berkibar dengan anggun di rumah saya.

Alhamdulillah…..

Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68,Β  17 Agustus 1945 – 2013.

“Mari Kita Jaga Stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi kita guna meningkatkan kesejahteraan Rakyat”

Advertisements