Tags

,

Patin BakarHari-hari libur kadang kami manfaatkan untuk silaturrahmi mengunjungi sanak keluarga, salah satunya ada yang tinggal di daerah Depok.

Dalam kunjungan kali ini, kami tidak konfirmasi terlebih dahulu, ternyata keluarga tsb tidak berada di rumah. Saya tidak mau keluarga yang saya kunjungi sibuk menyediakan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan kami.

***

Saat itu pukul 12.30, saya tanya ke anak-anak : “Apakah sudah ada yang lapar, mau makan siang sekarang atau nanti ?”

Mereka menjawab : “Masih kenyaaang…..”

Saya tawarkan : “Bagaimana kalau kita makan di Pondok Ikan Bakar Kalimantan ?”

“Mauuu……mauuu…!!! ” jawabnya.

Maka meluncurlah kamiΒ  ke lokasi Pondok Ikan Bakar Kalimantan di Cimanggis.

Sampai di sana, kendaraan yang parkir sudah melimpah sampai ke pinggiran jalan, bahkan sampai ke seberang jalan.

Di dalam “pondok” pun orang-orang sudah antri seperti layaknya pembagian sembako, ada juga yang duduk-duduk di bangku, ada yang berdiri sambil ngobrol atau mendampingi anak-anaknya bermain di taman.

Petugas “pondok” mengatakan agar kami bersedia menunggu antara satu setengah sampai dua jam…..!!!

Saya langsung ambil keputusan, untuk mencari alternatif lain. Kami harus mencari restoran yang tidak jauh dari Cimanggis, antara lain di Cibubur.

Nah, anak-anak maunya ke Gubung Udang Situ Cibubur di Bumi Perkemahan Cibubur…….

Ha3x……di sinipun harus antri, meskipun hanya sekitar setengah jam. Memang biasa, kalau hari libur tempat makan favorit diserbu oleh penikmat kuliner.

Akhirnya kami makan siang juga, meskipun sudah telat (pukul 3 sore).

***

Gambar-gambar ini, saya ambil waktu pertama kali mengunjungiΒ  Pondok Ikan Bakar Kalimantan beberapa bulan yang lalu.

Makanan khas di pondok ini adalah Ikan Patin Bakar Bambu, yaitu ikan patin yang dibakar di dalam potongan bambu dengan bumbu-bumbu yang berani……!!!

PIBIni adalah proses pengolahan Ikan Patin Bakar Bambu, mulai dari mengumpulkan bambu, memotongnya sesuai ukuran, dan membersihkannya. Setelah ikan beserta bumbunya dimasukkan ke dalam bambu yang dilapisi daun pisang, barulah siap untuk dibakar di atas sebuah tunggu yang sedang membara.

pib3Kolam dan Tungku

Menu

Gunung Putri-20121026-01499