Tags

, , ,

IMG_4513

Bunga Bakung (pukul 7 pagi)

Pagi itu saya melihat sekuntum Bunga Bakung yang tumbuh dan mulai mekar di halaman rumah, sambil menikmatinya saya teringat dengan sebuah lagu lawas yang dirilis sekitar tahun 90-an.

Lagu ini dinyanyikan oleh salah sorang pemusik legendaris Indonesia Achmad Albar bersama grup musiknya God Bless, berjudul “Rumah Kita”, kira-kira seperti ini liriknya :

Hanya bilik bambu…
Tempat tinggal kita
Tanpa hiasan…tanpa lukisan
Beratap jerami
beralaskan tanah
Namun semua itu punya kita
Memang semua ini milik kita
sendiri…

Hanya alang alang
Pagar rumah kita
Tanpa anyelir tanpa melati
Hanya bunga bakung
tumbuh di halaman
Namun semua itu punya kita
Memang semua ini milik kita

Reff:
Lebih baik di sini
Rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah yang kuasa
Semuanya ada di sini
Rumah kita

Haruskah kita beranjak kekota
yang penuh dengan tanya

Reff:
Lebih baik di sini
Rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah yang kuasa
Semuanya ada di sini
Rumah kita.

Lagu ini adalah lagu favorit saya saat itu….bahkan sampai detik ini….!!!

***

Terlihat sekali perubahannya bentuk bunganya, semakin siang semakin mekar, semakin sore semakin mekar, semakin malam semakin mekar bahkan mulai mulai menebarkan wangi.

Terakhir malam itu kami sekeluarga pulang ke rumah sekitar pukul 11 malam, Bunga Bakung sudah mekar dengan sempurna disertai dengan semerbak mewangi di area sekitarnya.

Karena penasaran, anak saya (Thalita) mulai mendekat dan mencium kelopak bunganya.

Mamanya langsung teriak : “Dek, jangan dicium, takut ada serangganya, nanti kehirup …. !!!”

Bunga Bakung pukul 11 malam

Bunga Bakung (pukul 11 malam)

Sayang yang ngambil fotonya anak-anak, jadi kurang fokus. Tapi lumayalah, masih untung dapat diabadikan.

PS : Karena agak lupa lirik lengkapnya, saya coba searching dan ketemu di : http://www.liriklengkap.com

Advertisements