Tags

, , ,

Hilang

Hari Jumat (27/4) itu, saya sampai di rumah sekitar pukul 9 malam. Sementara sejak beberapa hari sebelumnya kami sekeluarga sepakat untuk weekend dan liburan di luar kota.

Meskipun agak lelah dengan aktifitas yang cukup padat dalam minggu ini, saya tetap ingin menjalankan rencana yang telah kami rancang sebelumnya.

Istirahat sebentar, kemudian mandi dan siap-siap untuk berangkat. Syukurlah malam itu ada kakak yang bersedia membantu bawa kendaraan, supaya saya bisa istirahat di jok bagian belakang.

Persiapan terakhir yang saya lakukan adalah mengumpulkan alat komunikasi, tapi kok ga kelihatan. Saya cari kemana-mana tidak ada, saya telepon beberapa kali ada nada sambung, tapi kok ga kedengaran deringnya ? (wajar, karena sebelumnya memang nada deringnya saya pelankan).

Saya cari lagi di kendaraan, mungkin ketinggalan di sana…..tidak ada juga.

Di bantu telepon oleh istri dan kakak, juga nyambung……

Saya coba recovery ingatan saya, apa yang saya lakukan beberapa jam sebelumnya, yaitu setelah makan malam di Gran Melia Kuningan, kemudian sebelum pulang mampir ke restroom di lantai 2 (karena khawatir macet di jalan), setelah itu langsung meluncur pulang.

O ya, ketika itu saya membawa tas kecil, dan alat komunikasi serta powerbank, kemudian saya taruh di atas wastafel restroom. Saat itu hati kecil saya berkata : “Sebaiknya handphone dan power banknya di masukin dulu ke dalam tas”. Tapi karena “kebutuhan” cukup mendesak, bisikkan itu saya abaikan.

Benar…!!!, akhirnya saya yakin, barang yang saya cari pasti ketinggalan di restroomΒ  lantai 2 Gran Melia Jakarta.

Saya memutuskan datang ke sana untuk memastikan keberadaan barang tsb, sebelum berangkat.

Di tengah perjalanan, isteri kembali menghubungi nomor pada handphone tersebut…… eeehh…ada yang menjawab.

Dan menyampaikan bahwa barang-barang saya memang ketinggalan dan bisa didapatkan kembali di receptionist hotel.Β 

Alhamdulillah, saya menjadi tenang, meskipun sebelumnya saya juga yakin bahwa hotel sekelas Gran Melia pasti akan menjaga kemanan para tamunya, termasuk menjaga barang-barang yang ketinggalan.

Saya datang ke receptionist yang menanyakan jenis barang yang ketinggalan apa, dan warnanya apa ?

Baik Pak, mohon menunggu

Beberapa saat kemudian datang seorang petugas (seorang ibu), “Apakah yang ini punya Bapak “, sambil menyodorkan handphone dan power bank yang terbungkus plastik dengan tulisan “Gran Melia, Lost and Found Report“, diantaranya berisi keterangan yang menuliskan Yoga sebagai penemu dan pelapornya (saya ingat pasti anak muda yang bertugas di restroom tsb).

“Maaf Pak, mohon tanda tangan di buku serah terima barang,” si Ibu menyampaikan.

Grand Melia

“O ya Bu mohon maaf, saya boleh minta tolong carikan Yoga untuk saya

“Baik Pak, akan saya carikan”

Beberapa saat kemudian…..

“Maaf Pak, Yoga sedang keliling, tidak ada di tempat”

“Kalau begitu, boleh saya titip sesuatu buat Yoga, Bu ?”

“Bisa Pak……….”

“Terima kasih ya Bu, juga sampaikan terima kasih dan salam saya kepada Yoga”

***

Alhamdulillaaah….., terima kasih kepada Allah….

Terima kasih Gran Melia Jakarta…..

Terima kasih juga buat Yoga, salam dari saya dan semoga sukses dalam hidupmu ……. πŸ™‚