Tags

, , ,

IMG_2905Lokasi air terjun ini berjarak sekitar 75 meter dari areal parkir. Sebetulnya jalan menuju ke Sarasah Bunta cukup lebar dan keras untuk dilewati oleh kendaraan roda empat, meskipun tidak diaspal.

Saya ditemani ponakan lebih suka berjalan kaki, sambil menikmati lingkungan sekitar dan hawa sejuknya, sambil memotret bukit-bukit granit yang sebagian besar berdinding terjal.

IMG_2886Saya melewati beberapa “Camping Area“……

Seorang kakek yang bercelana pendek dan bertelanjang dada, sedang menyapu dan membersihkan jalanan yang kami lewati, menggunakan “sapu lidi”, seraya menyapa kami dengan ramah.

IMG_2845

Sarasah Bunta1Sebelum mencapai lokasi air terjun ada penjual bunga.

Tiba-tiba hujan, saya berhenti di salah satu penjual bunga. Di sini ada tanaman unik yang dinamakan dengan “Pakis Simpei” atau “Pakis Monyet” karena pohonnya mirip dengan ekor monyet.

Saya ingat dulu (sekitar tahun 70-an) nenek saya pernah menanam 3 buah pohon ini di rumah.

Menurutnya, Pakis Simpai ini nama latinnya Cibotium Barometz yang populasinya terbatas, katanya hanya dijumpai di Sumatera khususnya Payakumbuh, Sumatera Barat (saya yakin sudah banyak di budidayakan di daerah lain).

Biasanya tanaman ini tumbuh di antara pohon-pohon pinus, karet atau gambir.

Pakis Simpai mempunyai ciri-ciri berbulu tebal warna kuning keemasanย  yang menyelimuti bonggolnya, berbentuk kokoh. Katanya lagi, bulu-bulu ini dapat digunakan sebagai obat luka.

IMG_2887Pakis Simpei1IMG_2894Nah lo, kok di sini juga ada pohon”Sarang Semut” ?

Setahu saya sarang semut banyak di temukan di Papua.

Menurut si penjual, sarang semut memang berasal dan dibawa dari Papua, tapi ternyata cocok hidup dan berkembang di sini.

IMG_2896IMG_2898Air di Sarasah Bunta, sama dengan air di air terjun yang lain di sekitar sini, bersih, bening dan terasa sejuk.

Karena lokasinya lebih jauh dari yang lain, jadi relatif lebih sepi. Padahal menurut saya, air terjun ini justeru lebih indah dari sarasah yang sebelumnya saya lihat.

Airnya yang jatuh menerpa batu-batu besar di kolam terlihat halus, seperti dalam lukisan saja layaknya. Hanya beberapa orang anak-anak yang sedang bermain di kolam, di balik batu di tengah kolam.

Mereka muncul minta di potret…….

IMG_2904

IMG_2901IMG_2899

Sarasah Bunta3

Sarasah Bunta4Sekali lagi yang disayangkan, adalah bangunan di sekeliling air terjun yang agak kurang enak dipandang. Terlihat bahwa potensi alam yang begitu dahsyat belum dapat berfungsi dengan optimal, untuk meningkatkanย  perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sekali lagi kelihatannya kurang penanganan yang serius dan kurang promosi, dengan fasilitas umum yang juga kurang memadai.

Sarasah Bunta5IMG_2906

Advertisements