Tags

, , , , , , , , , , , , ,

American Eagle

American Eagle di LaGuardia

Setelah dari Central Park dan sejenak mencari beberapa titipan dari anak-anak, saya harus kembali ke Hotel, istirahat sebentar, kemudian Check Out sebelum pukul 12.

***

Pukul 1.30 saya harus siap-siap untuk ke LaGuardia International Airport (LGA) di Queens, masih di New York City, karena pesawat American Eagle yang akan saya tumpangi take off  pukul 4 sore ini menuju  Raleigh-Durham International Airport (RDU) sekitar  15 mil di sebelah Barat North Carolina (NC), USA.

O ya, di New York terdapat 3 lapangan terbang, yaitu : John F. Kennedy  International Airport (JFK) tempat saya pertama kali menjejakkan kaki  di Negeri Om Sam beberapa waktu yang lalu, kemudian LaGuardia International Airport (LGA) yang menjadi tujuan saya saat ini, satu lagi adalah Newark Liberty International Airport (EWR).

Karena perjalanan ke bandara cukup lancar nyampenya pun cepat, akibatnya saya jadi menunggu lumayan lama, tapi ga pa pa jadinya saya bisa makan siang dengan santai di Hampton Inn New York salah satu restoran di Terminal C,  LaGuardia Airport.

Seperti biasa ketika melewati pemeriksaan di bandara, diwajibkan membuka semua yang menempel di badan (kecuali pakaian) seperti : jaket, ikat pinggang, cincin, kalung, gelang, jam tangan, dompet, koin, hp, sepatu, tas/ransel dll. Yang pasti segala macam minuman botol harus ditinggal.

Tapi setelah masuk ke dalam Bandara sampai ke ruang tunggu, apapun boleh dibawa ke pesawat (termasuk minuman).

***

Pesawat American Eagle adalah pesawat kecil buatan Embraer (Empresa Brasileira de Auronetica)  salah satu perusahaan kelas dunia milik Konglomerat Brazil yang memproduksi pesawat komersial, militer dan eksekutif dan pesawat yang saya tumpangi ini type pesawatnya adalah Embraer ERJ 145.

Pesawat ini digunakan untuk  penerbangan domestik dengan jarak pendek, jumlah penumpang paling banyak hanya 50 orang (seat layout 1 – 2 orang ).

Pramugari yang bertugas  seorang nenek-nenek (berumur antara 50 dan 55 tahun). Apakah untuk memberdayakan para mantan pramugari yang masih produktif ?

Ransel yang saya bawa tidak bisa disimpan di dalam kompartemen, karena tempatnya terbatas, juga tidak boleh di taruh di bawah atau di depan kaki (kebetulan saya duduk sendirian di seat paling depan (nomor 1), seat nomor berikutnya di belakang saya).

Akhirnya ransel saya dan tas milik beberapa penumpang yang lain dititipkan di tempat khusus di pesawat.

Hal ini dilakukan, mungkin untuk menjaga keseimbangan pesawat.

Yang belum pernah saya temui selama ini adalah pada saat peragaan penggunaan alat keamanan di pesawat, tidak dilakukan seperti biasa, hanya diputarkan kaset, terus diperlihatkan kertas panduannya supaya para penumpang membaca sendiri…..

Selesai…. !!! 😀

Pesawat berangkat tepat waktu….

Penerbangan dari LaGuardi  International  Airport menuju  Releigh NC ditempuh dalam waktu 1 jam dan 40 menit.

Sepanjang perjalanan si “nenek” Pramugari sibuuuuk terus, buka buku, catat ini itu, buka laci yang satu, tutup, gubrak…..!!! buka laci yang lain, tutup, gubrak … !!! 😀

Membuat saya ga bisa tidur….

Eeeeh mungkin karena capek akhirnya saya tidur juga…..

Terlihat dari Kafe di Airpot

Kesibukan di Airport terlihat dari Kafe

PS : Sebagian informasi saya dapatkan di Wikipedia, sedangkan foto-foto adalah koleksi pribadi.

Advertisements