Tags

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Tanda Pengenal

Untuk keberangkatan pukul 00.15, dengan menggunakan taxi saya start pukul 20.15 dari rumah (4 jam sebelumnya). Saya sengaja datang lebih awal, supaya semua berjalan sesuai yang direncanakan.

Karena malam itu Jakarta tidak macet seperti biasa, untuk sampai di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng (CKG) hanya membutuhkan waktu satu jam perjalanan (sampai 21.15).

Barang-barang yang saya bawapun hanya perlengkapan untuk musim dingin, jas, baju, celana, pakaian dalam dan lain-lain. Dengan tas yang tidak terlalu besar, saya rasa cukuplah untuk persediaan satu minggu, kalaupun ada tambahan, itu juga sekedar persiapan kalau tas yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung barang-barang “titipan”.

Untuk keperluan yang akan dipakai di pesawat saya menggunakan ransel supaya praktis, sedangkan untuk menyimpan dokumen seperti passport, tiket pesawat, buku catatan, pulpen, obat-obatan penting, boarding pass, alat komunikasi dan koneksi intenet, saya memakai tas sandang berukuran relatif kecil.

Ini adalah pengalaman saya pertama kali terbang dengan “Emirates” sebuah maskapai penerbangan United Arab Emitrates  atau Uni Emirat Arab (UEA) yang membawa saya transit di Dubai International Airport (DXB).

Check-in sudah bisa dilakukan sejak pukul 21.15 dengan catatan agar barang di bagasi serta yang dibawa ke pesawat (cabin), masing-masing tidak boleh lebih dari 2 koli (potong).

Pesawat Airbus A350-900(R) XWB dengan nomor penerbangan EK 359 pagi itu terlihat begitu padat, kayaknya 400 seat yang tersedia terisi penuh, mulai dari First, Business dan Economy Class.

Take-off tepat waktu dan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Dubai International Airport membutuhkan waktu kurang lebih 7 jam dan 30 menit.

Bismillahhirrahmaanirrahiiimm……semoga semuanya berjalan lancar  dan menyenangkan.

Amiiinnn……

PS : Tanda Pengenal (seperti foto di atas) dari Emirates harus di pasang disetiap tas.