Tags

, ,

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban selalu mengingatkan saya tentang pengalaman yang tak terlupakan beberapa tahun yang lalu, tepatnya pada 16 November 2010. Ketika saya harus tetap menjalankan tugas belajar di Australia National University (ANU) di Canberra, meskipun saat itu ummat Islam di dunia sedang melakukan Shalat Idul Adha (termasuk di Canberra).

Tentu saja, karena ANU memang tidak mencantumkan hari itu sebagai kalender untuk hari libur. Seperti saya tulis di dua postingan tentang Idul Adha sebelumnya di sini (Idul Adha tahun 2010) dan di sini (Idul Adha tahun 2011), dimana saya harus tetap melaksanakan proses belajar/mengajar seperti biasa.

Tentu saja ada sedikit rasa sedih, ketika membayangkan keluarga di Jakarta pasti sedang melakukan ibadah Shalat Idul Adha di Mesjid atau di lapangan terbuka, mendengarkan ceramah tentang Idul Adha, bersalam-salaman di Mesjid, dan diikuti dengan pemotongan hewan qurban.

—–

Meskipun begitu, saya tetap melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, menyadari bahwa saya harus mengikuti disiplin dan peraturan di kampus ini, sebagai konsekwensi keputusan untuk memilih belajar di sini.

* He3x …… kalau ga mau, belajar di Indonesia saja, ngapain jauh-jauh ? *

Btw, kepada semua sahabat kami beserta keluarga mengucapkan :

“Selamat Hari Raya Idul Adha”

Bagi yang sedang menunaikan ibadah haji :

“Semoga menjadi haji yang mabrur”

Bagi yang ikut ber-qurban :

“Semoga semua amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT”.

Apakah teman-teman pernah merasakan pada saat yang sama harus belajar di sekoah, sementara hari itu ummat muslim di seluruh dunia sedang merayakan Idul Adhaย  atau bahkan Idul Fitri ?