Tags

, ,

Baru sekali ini saya mencoba “Asinan Manado” yaitu daging buah pepaya setengah matang yang diiris tipis dan memanjang.

Karena berasal dari Manado sudah pasti rasanya pedas, lihat saja warna airnya yang bening  tapi ada hiasan  cabe gilingnya (cabenya sengaja tidak digiling halus).

Tapi benar-benar bikin segar sudare-sudare, apalagi kalau didinginkan…!!!

O ya ada satu lagi yang saya coba, Rujak Serut Manado yang juga pedas (tampilannya hampir sama dengan rujak serut biasanya), hanya bedanya (mungkin) ada campuran air “tape ketan item”. Sehingga ada rasa pedas dan ada rasa tape…..!!! (maaf ga ada gambarnya, karena hasil fotonya ga bagus)

Benarkah Rujak Serut Manado ada campuran air tapenya ? Mungkin teman-teman yang dari Manado tau.

Atau nama asli (dalam Bahasa Manado) kedua makanan di atas itu apa ?

Mudah-mudahan postingan ini dibaca  Mb Imelda Courtier atau Mb Allisa Yustica Krones (Mamanya Raja) yang saya tau berasal dari Manado, biar ada klarifikasi dari yang berkompeten……. he3x 🙂

PS :

Mohon maaf terutama kepada Mb Imelda Courtier dan Mb Ely Meyer (yang sudah duluan memberikan komen) dan sahabat-sahabat yang sudah sempat membaca. Semalam waktu postingan ini dipublish sebetulnya belum layak tayang, karena masih dalam bentuk draft. Tapi karena ngantuk ga sadar (mungkin kepencet publish) pas buka pagi-pagi….eeeh sudah nongol…..!!! . Ya udah diterusin aja he3x…… 🙂

Oh ya info dari Mb Imelda namanya “Gohu”…!!!