Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Baluik Kariang alias Belut Kering

Baluik Kariang alias Belut Kering

Saya  mendapat kiriman 10 tusuk baluik (belut)  kering dari Nagari/Kecamatan Situjuh Kabupaten 50 Kota yang berbatasan dengan Kotamadya Payakumbuh Sumatera Barat (pertusuk jumlahnya 10 ekor).

Nagari Situjuh terletak sekitar 30 km dari Bukittinggi atau 120 km dari Padang.

Belut ini dibawa oleh sahabat saya (teman SMA) ketika beliau pulang libur Hari Raya Idul Fitri kemarin ini.

Oh ya, bulan Maret 2012 lalu saya juga dapat kiriman belut yang sudah diolah yaitu Randang Baluik (Rendang Belut).

Kabupaten 50 Kota maupun Kotamadya Payakumbuh adalah sentra produksi belut sekaligus sebagai daerah yang dikenal dengan Randang Baluik (Rendang Belut), Randang Talua (Rendang Telur Bebek), Randang Paru (Rendang Paru), Randang Itiak (Rendang Bebek), dan Goreng Itiak Lado Ijau (Goreng Bebek Cabe Ijo).

Belut kering ini adalah belut sawah yang dikeringkan berukuran kecil yang jauh lebih gurih dibandingkan dengan belut yang dibudidayakan (mungkin karena pakannya yang alami). Hal ini seperti membandingkan ayam kampung dengan ayam negeri.

Satu tusuk berjumlah 10 ekor belut

Untuk menangkap belut di Sumatera Barat masih banyak yang menggunakan cara  tradisional yaitu dengan lukah sebagai alat bantu berupa perangkap anyaman dengan berukuran kira-kira 50 cm x 5 cm.

Ke dalam lukah tersebut dimasukkan umpan berupa cacing yang diberi abu dan dibungkus daun ubi,  dibuat antara 20-30an yang kemudian ditanam ke dalam sawah setiap sore. Paginya lukah dapat dipanen, dengan hasil belut yang masih hidup dan segar. Belut-belut ini disortir, kalau masih kecil dilepas, sedangkan yang cukup besar dijual, untuk belut yang sudah dikeringkan di pasaran bisa mencapai Rp 15.000 s/d  Rp 25.000 pertusuk.

Karena teman saya beli ke rumah produksinya langsung dan pesanan banyak, harganya menjadi jauh lebih murah yaitu Rp 9.000.

Belut termasuk dalam suku Synbranchidae yang kaya protein dan calcitonin yaitu hormon untuk tulang.

Pukul 10.30 siang ini (7/2), belut tersebut diantar, padahal saya ingin menjemput sendiri.

Sampai di rumah langsung diolah oleh istri, dengan tips atau cara menggoreng belut (yang disarankan) supaya  hasilnya maksimal dengan cita rasa yang gurih :

  • Gorengnya jangan sampai gosong supaya garing dan rasanya tidak pahit
  • Minyak  goreng harus panas tapi dengan api yang kecil
  • Masukkan belutnya ke minyak, ketika buihnya hilang angkat segera
  • Cabe keriting digiling agak banyak dengan bawang merah, garam secukupnya dan ditambahkan jeruk nipis agak banyak agar terasa lebih segar
  • Cabe tsb digoreng dengan minyak secukupnya, tunggu setelah cabenya agak dingin baru dicampurkan belutnya, cara ini untuk menjaga agar belut tetap terasa garing atau tidak alot.

Belut Goreng Balado

Cabenya harus banyak

Dimakan dengan sayur daun dan bunga pepaya

Penampakan 10 menit kemudian, setelah makan bertiga dengan anak-anak

Mungkin kayaknya kurang lengkap kalau dari Padang tapi tidak bawa Karupuak Balado (Keripik Singkong Balado), maka sayapun mendapatkannya 🙂

Karupuak

Karupuak Balado alias Keripik Singkong Balado

Advertisements