Tags

, ,

Perempuan Perkasa di Pasar Terapung

Perempuan Perkasa di Pasar Terapung

Setelah satu setangah jam menaiki klotok dari dermaga di Banjarmasin menelusuri Anak Sungai Barito, akhirnya kami sampai di Pasar Terapung Sungai Barito.

Matahari pagi masih malu-malu menampakkan wajahnya, terlihat beberapaย klotok yang datang hampir bersamaan dengan kami umumnya ditumpangi oleh para turis lokal (seperti kami).

Tempat atau kendaraan yang digunakan untuk berjualan kebutuhan sehari-hari seperti sayur-sayuran, buah-buahan, telur,gula, garam, ikan-ikan kering dll adalah sampan atau perahu kecil. Sedangkan tempat atau kendaraan yang digunakan untuk jualan makanan seperti kue-kue kecil, nasi ramas, soto, sate ayam dll adalah klotok.

Uniknya yang jualan kebutuhan rumah tangga di pasar ini adalah “Perempuan-perempuan Perkasa” yang sudah tidak muda lagi (rata-rata berumur sekitar 50 tahunan ke atas), saya tidak mengerti apa sebabnya. Saya tidak paham kaum lelakinya kemana, apakah ada tugas lain ?

Memang yang menjadi “nakhoda” kapal klotok umumnya kaum laki-laki, tapi apa salahnya kaum lelaki juga bisa ikut serta berjualan kebutuhan sehari-hari di atas sampan/perahu di pasar ini ?

Menjual Hasil Kebun di Pasar Terapung

Barang Dagangan di Pasar Terapung

Barang Dagangan di Pasar Terapung

Buah Mentega

Buah Mentega

Toko Terapung

Toko Terapung

Perempuan-perempuan Perkasa (2)

Perempuan-perempuan Perkasa (2)

Perempuan-perempuan Perkasa (3)

Perempuan-perempuan Perkasa (3)

Perempuan-perempuan Perkasa (4)

Perempuan-perempuan Perkasa (4)

Perempuan-perempuan Perkasa (5)

Perempuan-perempuan Perkasa (5)