Tags

, , , , , , ,

Kami mendarat di Bandar Udara El Tari, Kupang sekitar 21,30 Wita, karenanya malam itu tidak bisa kemana-mana. Besok siangnya sekitar pukul 10, kami berangkat menuju Taman Rekreasi  “Gua Monyet” , sebuat objek wisata yang terdapat di Kelurahan Alak sekitar 12 km dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari namanya kita sudah bisa menebak bahwa di sini pasti banyak ditemukan kelompok hewan yang bernama monyet.

Di tengah perjalan kami menemukan sebuah padang luas dan hijau (ketika itu musim hujan), dan menemukan sebuah hal yang unik yaitu sebuah pagar, orang di sini menamakannya dengan “Tembok Berlin”.

Tembok Berlin

Tembok Berlin

Tembok Berlin

Tembok Berlin

Kami melanjutkan perjalanan menuju Gua Monyet, meskipun tidak ada biaya yang dikenakan alias gratis untuk masuk ke lokasi ini, namun kami tidak masuk ke dalam. Karena dipinggir jalanpun monyet-monyet ini banyak ditemukan.

Kami hanya membeli kacang dan jagung,  untuk memberi makan monyet-monyet yang hidup bebas dan jinak ini. Masih banyak pohon-pohon rindang tempat hewan ini bergelantungan, melompat bahkan berkelahi, kemudian turun menghampiri dan berebut makanan yang kita berikan. Kelihatannya tidak ada yang memelihara, mungkin Gua Monyet ini secara alami sudah menjadi tempat tinggal dan tempat mereka mencari makan.

Menurut informasi, lokasi gua agak ke atas sekitar 200 meter, dalamnya gua sekitar 20 meter dan di dalamnya terdapat sebuah sumber mata air tempat monyet-monyet bermain, mandi dan minum memenuhi kebutuhan hidupnya.

O ya, di seberang jalan di bagian bawah kita dapat melihat hamparan laut yang luas, menurut saya ini adalah Teluk Kupang (?).

Selat Kupang

Selat Kupang

Perjalanan kami lanjutkan menuju Pantai Tablolong.

Advertisements