Tags

, , , , , , , , , , , ,

Dengan berjalan kaki dari Park Lane Hotel yang terletak di kawasan bisnis Causeway Bay, menyeberang di bawah sebuah jalan layang untuk sampai di Victoria Park, sebuah taman luas yang dilengkapi dengan gedung olahraga, lapangan sepakbola, lapangan basket, dan lapangan tennis.

Setiap pagi banyak para manula/lansia datang ke sini untuk berolah raga.

Karena kegemaran saya berjalan kaki setiap pagi, taman ini merupakan tempat yang cocok  untuk melakukan kegiatan seperti biasa.

Setiap pagi saya mengunjungi taman ini jalan kaki dan melakukan olah raga ringan, sambil menyaksikan kegiatan manula baik sendirian maupun berkelompok melakukan senam Tai Chi, Wai Tan Kung atau aerobik.

Banyak juga manula yang berjalan dengan bantuan tongkat atau menggunakan kursi roda yang didorong oleh ”asisten” berpakaian baby sitter atau elderly sebagai perawat lansia.

Para  elderly ini umumnya adalah tenaga kerja wanita dari Indonesia (TKI). Menurut beberapa sumber, mereka diberi gaji yang cukup layak dan diberi kebebasan untuk bersosialisasi.

Kehidupan mereka di Hong Kong kelihatan jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan di Malaysia maupun Singapura apalagi Arab Saudi.

Setiap hari Minggu mereka menikmati hari liburnya, di pagi hari biasanya digunakan untuk berkumpul sambil berolah raga pagi dan bersenang-senang, menghabiskan waktu libur mereka.

Penampilan seksi,  dandanan menor, rambut pendek dan cepak, kelihatan tomboi, menggunakan jaket/celana jin, dengan handphone atau BlackBerry serta sebatang rokok di tangan adalah beberapa ciri diantara mereka yang saya lihat.

Di taman ini, Pemerintah Hong Kong merasa perlu menuliskan beberapa pengumuman dalam Bahasa Indonesia selain Mandarin dan Inggris.

Bahkan salah satu warung makan yang terdapat di taman namanya ”Warung Surya”. Sedangkan warung makan yang di depan Konjen RI di seberang taman bernama “Warung Bude”.

Warung Surya di Victoria Park

Warung Surya di Victoria Park

Advertisements