Tags

, , , ,

Ikan Pari Bakar

Ikan Pari Bakar

Seperti pernah saya ceritakan tentang Pulau Penyengat dan  pesanan Ikan Pari sebelum mengelilingi Pulau Penyengat, dengan maksud agar selesai Shalat Jumat masakannya sudah tersedia.

Atau walaupun belum selesai dibakar, tapi tidak terlalu lama menunggunya.

Karena rasa ingin tahu dan mencoba makanan  “aneh” yang tidak biasa dimakan dan jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, maka saya memesan satu ekor Ikan Pari Bakar dan satu bungkus Pepes Telur Ikan Bakar, sedangkan teman saya meminta Ikan Selar Bakar dan Pepes Telur Ikan Bakar.

Di Pulau Penyengat, biasanya selalu dihidangkan Sayur Pepaya (walaupun tidak diminta). Mungkin seperti di Kalimantan atau Sulawesi yang selalu menghidangkan makanan disertai kuah (bening) dalam mangkok terpisah.

Ikan Selar Bakar

Ikan Selar Bakar

Pepes Telur Ikan

Pepes Telur Ikan

Sayur Pepaya

Sayur Pepaya

Ikan Pari yang akan dibakar, terlebih dahulu harus dibuang kepala serta tulangnya (ditengah-tengah badan) yang keras.

Ikan Pari yang sudah dibuang kepala dan tulangnya

Ikan Pari yang sudah dibuang kepala dan tulangnya

Setengah Matang

Setengah Matang

Ikan Pari dan Ikan Selar

Ikan Pari dan Ikan Selar

Rumah makannya yang sederhana, terletak di sebelah kanan jalan sebelum pintu gerbang menuju Mesjid Raya Pulau Penyengat.

Biasanya tempat ini banyak diserbu oleh para pelanggan yang akan makan siang ba’da Shalat Jumat.

Rumah Makan

Rumah Makan