Tags

, , , , , ,

Hari-hari Minggu pada tahun lalu, mengingatkan saya akan “Sunday Market”. Seperti di Jakarta dan kota-kota sekitarnya, setiap hari Minggu selalu ada “pasar dadakan”, misalnya di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Kampus STEKPI Jalan Kalibata Raya Jakarta, Kampus UI Depok, Jalan Juanda Depok, Jalan sepanjang Kantor Pemda Kabupaten Cibinong dll.

Begitu juga di Canberra Australia, setahu saya ada beberapa pasar dadakan atau bisa dikatakan pasar loak yang di sini namanya “Sunday Market”, pasar yang adanya hanya pada hari Minggu, yaitu : Jamison yang berlokasi di Lapangan Parkir Pusat Pebelanjaan Jamison Belconnen dan yang lainnya adalah Wooden.

Yang perlu kita tiru adalah pasar ini berlokasi di lapangan parkir, jadi sama sekali tidak mengganggu lalu-lintas……….

Kegiatan kami pada hari-hari Minggu diantaranya adalah mengunjungi pasar-pasar tersebut, yang pertama kami kunjungi adalah Jamison.  Sayang,  kami datang kesiangan, para penjual sudah mulai merapikan barang-barang dagangannya. Hanya tinggal beberapa saja yang belum seperti : penjual sayur-sayuran, buah-buahan, bibit tanaman pohon/buah/bunga/sayuran, ayam, telur, bahkan pakaian-pakaian/topi/sepatu bekas dll.

Salah satu sisi Jamison

Salah satu sisi Jamison

Untuk minggu berikutnya kami ke Wooden, kami berangkat lebih awal, sehingga dagangan masih banyak misalnya : travelling bag, alat-alat elektronik (radio, tape, kamera, blander, rice cooker dll), meja, kursi, batu akik, gelang, cincin, karpet,  semuanya BABE alias barang bekas.

Salah satu sisi Wooden

Salah satu sisi Wooden

Lain lagi kalau di Fyshwick, yaitu pasar yang menjual bahan-bahan makanan segar, seperti Pasar Minggu di Jakarta. Yang dijual adalah segala macam buah-buahan, sayur-sayuran, daging, telur. Yang ini bukan Sunday Market, tapi hanya dibuka pada hari Kamis sampai Minggu.

Bagi kita dan orang Asia pada umumnya pasar ini sangat istimewa karena ada “T&E Asian Grocery” sebuah toko yang terkenal menjual kebutuhan orang-orang Asia seperti rempah-rempah (merica, ketumbar dll), tahu, tempe, sauce sambal/tomat, kecap, dan yang paling dicari adalah mie instan yang sangat disukai di Indonesia, bahkan gulai kambingpun ada.

Serunya, apalagi kalau ditraktir bukan saja makan dan minum di kafe, tapi juga untuk di bawa pulang ke apartemen seperti gulai kambing, beras, roti, sayur-sayuran, wortel, buah-buahan dan telur paling tidak untuk persiapan dan stock makanan kami selama satu minggu.

Kami bisa mengunjungi berbagai kota di New South Wales, juga atas fasilitas dari teman kami beserta keluarga.

Syukur kepada Sang Pencipta atas sebuah perhatian yang tiada taranya, dikala kita jauh di negeri orang…..

Advertisements