Tags

, , , , ,

Shalat Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan pemotongan  hewan kurban terasa masih segar dalam ingatan kita, karena baru saja berlangsung kemarin Minggu (6/11).

Menyambung cerita sebelumnya (tentang Shalat Jumat), pada tahun lalu (2010) kami tidak bisa mengikuti Shalat Idul Adha.

Walaupun kami sudah mencoba mengajukan permohonan izin kepada pihak Universitas (ANU) beberapa hari sebelumnya, tapi diputusakan bahwa proses belajar/mengajar tetap berjalan seperti biasa.

Artinya kami tidak bisa mengikuti kegiatan Shalat Hari Raya Idul Adha.

Dengan hati yang lapang, keputusan ini kami terima (menyadari bahwa kita bukan di Indonesia), karena hari tersebut bukan termasuk hari libur di dalam kalender belajar kami.

Saat itu kami hanya bisa membayangkan bahwa masyarakat muslim di Canberra (apalagi di Indonesia) dengan suka cita sedang melakukan ibadah Shalat Idul Adha. Panitia merokemendasikan untuk melaksanakannya di Australian Institute of Sport (AIS) Bruce, Canberra, jadi bukan di Canberra Mosque.

Panitia juga memutuskan untuk pemotongan hewan kurban dilakukan pada hari Minggunya.

Advertisements