Tags

, , , , , , , , ,

Hari Jumat di bulan November 2010, tepatnya satu tahun yang lalu, mengingatkan saya ketika belajar di ANU (The Austaralian National University).

Terutama untuk ibadah shalat Jumat, biasanya kami lakukan di Canberra Mosque, tetapi kalau tidak sempat dan waktunya mepet kami hanya Jumatan di kampus saja.

Ruangana Dalam Canberra Mosque

Ruangan Dalam Canberra Mosque

Di ANU, shalat Jumat biasanya diselenggarkan di salah satu dari dua tempat yang disediakan, diantaranya adalah Hall Basket (indoor) yang disulap menjadi tempat ibadah, tentu saja dilengkapi dengan tikar atau karpet untuk alasnya sekalian sebagai sajadah.

Tempat ini berada di depan Gedung Departement ย Computer Science and Information Technology dan ditengah-tengah kampus.

Nah, di sinilah kita bisa ketemu dengan teman-teman mahasiswa yang berasal dari Indonesia.

Kondisi ini sangat berbeda dengan Canberra Mosque, di sana kita bisa ketemu orang Indonesia dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa sampai ke diplomat-diplomat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra maupun negara-negara lain, karena Mesjid Canberra terletak di Komplek Kedutaan-kedutaan Besar di Australia.

Beberapa kali kami pernah mengikuti ceramah khatib-khatib dari Indonesia baik di Canberra Mosque maupu di ANU.

Khatib-khatib di ANU biasanya adalah dosen bahkan guru besar di universitas ini, mahasiswa maupun dosen banyak yang berasal dari berbagai bangsa terutama dari Indonesia, Cina, Malaysia, Singapura, negara-negara di Jazirah Arab seperti dari Iran, Turki dll, dan yang cukup menonjol adalah dari India dan Pakistan karena lebih mudah mengenalinya.

Hall Basket di ANU

Hall Basket di ANU

Mendengarkan Ceramah di Hall Basket ANU

Mendengarkan Ceramah di Hall Basket ANU

Selesai Shalat Jumat

Selesai Shalat Jumat

Advertisements