Tags

, , , , , , , , , , , ,

Pernahkah teman-teman mencoba terapi seperti ini…???

Saya sudah mencobanya…..

Minggu (24/7) lalu, saya mau terapi “bekam” yang sudah 3x saya lakukan. Pada kedatangan terakhir saya pernah ditawarkan terapi dengan lintah ini, tapi saat itu saya belum tertarik.

Menurut info yang saya dapatkan di sini, bahwa lintah yang digunakan adalah lintah yang dibiakkan khusus untuk pengobatan dan “steril” (saya ga tau steril menurut definisi mereka).

Ditambahkan  bahwa terapi ini bagus untuk penyakit seperti : kencing manis, kolesterol, darah tinggi, asam urat, stroke, sakit kulit, pengentalan darah  dll.

Pada saat lintah menyedot darah kita, binatang ini ”menyemburkan air liur” nya ke dalam tubuh yang sakit,  konon dapat menetralisir penyakit dalam tubuh sehingga darah yang beku bisa menjadi cair atau lancar, membuat tubuh menjadi segar.

Terapi ini sudah dimanfaatkan sejak ribuan tahun yang lalu, konon sudah dikenal sejak zaman Nabi Ayub, begitu katanya.

Nah, pada hari Minggu itu ternyata adalah hari “promo” untuk terapi lintah gratis. Siapa saja yang berminat silahkan mencoba tanpa bayaran (pernah dilakukan di Bandung beberapa waktu yang lalu dengan dengan 1.111 peserta dan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) ).

Saya hanya melihat bagaimana cara pengobatan seperti ini, orang tua atau muda, sehat maupun sakit datang untuk mecoba terapi ini.

Eeh…lama-lama tertarik juga. Ya udah saya coba deh.

Pertama kali harus daftar dulu, kemudian disuruh minum air dalam kemasan yang sudah disediakan. Saya ditanya “bapak sakit apa”, saya jawab “ga ada mas cuma mau nyoba saja”.

Saya lihat semua pasien yang akan ditempeli lintah, terlebih dahulu diolesi kuning telur pada kulit/daerah yang sudah ditentukan. Tergantung keluhannya, ada yang di kaki bagi yang asam urat, atau di pelipis bagi yang merasa pusing dll.

Saya ditempeli litah di ujung lidah…..!!!

Lintah yang ditempelkan berdiameter ± ½ cm dan panjang 3 cm, tapi setelah menyedot darah besarnya menjadi 1 ½ x 10 cm.

Lintah Beberapa saat akan selesai

Lintah Beberapa saat akan selesai

Lamanya proses pengobatan tiap pasein berbeda-beda, tergantung banyaknya darah yang harus disedot oleh lintah. Saat darah ”kotor”nya habis, lintah akan lepas dengan sendirinya.

Untuk saya waktunya sekitar 30 menit dan memang tiba-tiba lintah melepaskan diri dengan sendirinya. Setelah itu dianjurkan makan buah kurma yang sudah disediakan, katanya sebagai antiseptik (?)

Bekas gigitan lintah mengeluarkan sedikit darah, tapi cukup lama. Sampai malam saya masih merasakan darah yang keluar, katanya darah tersebut ditelan saja ga pa pa.

Rasa sakitnya seperti sariawan dan hilang dengan sendirinya pada besok paginya. Ketika tidur bangun-bangun ”ileran” he3x…. 🙂 , padahal biasanya ga pernah.

Tapi sampai dua hari masih kelihatan bekasnya.

Sehari Setelah Terapi Lintah

Sehari Setelah Terapi Lintah

Advertisements