Tags

, , , , , , , , ,

Pagi ini, hari libur dimulai dengan ngantar Kevin latihan futsal (ekskul di sekolahnya). Habis itu kembali pulang dan mandi, rencana berikutnya service motor, ganti Accu dan perpanjangan SIM-C (tanpa disadari expired hampir satu tahun, karena seminggu yang lalu iseng-iseng buka dompet, saya kaget melihat masa berlakunya sudah habis sejak Agustus 2010, soalnya kalau lebih dari satu tahun harus buat baru).

Sekitar pukul 08.30 WIB saya berangkat (tentu saja lengkap dengan jaket dan helm) menuju bengkel resmi Suzuki Jl. Dewi Sartika, dan sampai di sana, saya langsung daftar untuk service dan ganti oli.

Saya dapat diurutan ke-3, sementara menunggu antrian, mendingan ngurus perpanjangan SIM.

Saya naik angkot, rencananya mau perpanjangan di Gerai SIM/STNK di PGC (Pasar Grosir Cililitan). Di perjalanan saya lihat ada mobil SIM Keliling di Parkiran Honda Dewi Sartika, langsung saja saya berhenti dan kemudian daftar, ngisi formulir, fotocopy KTP (bayar Rp. 2.000,-).

Saya dapat nomor antrian ke-27 (diperkirakan satu orang minimal terlayani sekitar 3 menit). Urusan perpanjangan ini selesai sekitar pukul 11.00 WIB dengan biaya Rp 135.000,- (karena ga ada uang pas, saya kasih Rp 150.000,-).

 Petugas Samsat : Ya…. Pak, ga ada kembaliannya

[dalam hati saya  “masa sih tidak dipersiapkan duit kembalian ?”]

Saya : Ya udah, Pak ga usah dikembalikan……….

(saya beusaha untuk mengerti, bahwa jawaban ini yang diharapkan si petugas).

Keluar dari mobil SIM Keliling, seorang petugas sudah menunggu untuk memasangkan plastik anti gores di SIM yang baru, ya udah sambil sedikit berbagi rejeki saya bayar  Rp 5.000,-(Lima ribu rupiah).

Satu jam sebelumnya saya sudah di SMS oleh Petugas bengkel, bahwa service sudah selesai.

Saya kembali menuju bengkel dan untuk biaya service, ganti oli dan lain-lain  adalah Rp 99.000,- (Sembilan puluh sembilan ribu rupiah).

Ambil motor, sekalian mau ganti accu (karena sudah tidak berfungsi lagi). Tapi bengkel tersebut tidak menjualnya, menurut informasi toko penjualan accu tidak jauh dari bengkel ini.

Saya langsung ke tempat yang ditunjukkan, ketemu sama petugasnya.

Saya : Mas, saya mau ganti accu

Petugas : Bapak mau accu basah atau accu kering ?

Saya : Bedanya apa Mas  ?

Petugas : Motor Bapak sering dipakai ga ?

Saya : Jarang Mas

Petugas : Kalau begitu sebaiknya pakai accu basah saja Pak

Saya : Ok, tolong sekalian dipasang ya…….

Harga accu motor (12 volt) Yuasa Rp 125.000,- (Seratus dua puluh lima ribu rupiah).

Jadi total sumbangan untuk pagi sampai siang ini sebesar Rp. 381.000,- (Tiga ratus delapan puluh satu ribu rupiah).

Sampai di rumah kembali 11.30 WIB…..

Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui…….

Advertisements