Tags

, , , ,

Mulai Selasa (19/7), saya mau pesan nasi sekitar 20 box ke sebuah franchise ayam bakar milik pribumi  (asli Indonesia) dan rencananya juga untuk 3 (tiga) hari berturut-turut.

Siang tadi, saya coba menghubungi nomor telpon yang saya dapat dari brosurnya. Berikut adalah pembicaraan saya dengan Petugas resto tersebut :

Petugas : Selamat siang, Ayam Bakar ……………….

Saya :  Mas, saya mau pesan “Paket Komplit” sekitar 20 box (saya lihat di brosur harganya @ Rp 25.000,- ) buat besok siang, bisa diantar gak ?

(Kebetulan jarak resto tersebut dengan tempat saya hanya sekitar 3 km)

Petugas : Kalau hanya 20 box ga bisa Pak, pesanan untuk paket ini minimal 50 box.

Saya : Ya udah, kalau gitu nanti orang saya yang jemput , tolong siapkan ya.

Petugas : Maaf Pak ga bisa, kalau pesanan kurang dari 50 box.

Ternyata untuk memesan paket tersebut, harus ada jumlah pesanan minimal  yaitu 50 box. Jadi kalau

50 box x Rp. 25.000,- = Rp. 1,250.000,- (pesanan minimal senilai Rp 1.250.000,-).

Yang saya tau, selama ini kalau kita pesan (delivery order) di franchise ayam goreng/pizza/ nasi padang tidak seperti itu. Kalau ga salah minimal delivery order antara Rp 50.000,- sampai dengan Rp 75.000,-

Saya merasa salut juga, resto ini mau menolak pesanan seharga 20 box Rp 25,000,- = Rp 500.000,- apalagi kalau saya jadi pesan selama 3 hari berurut-turut menjadi 60 x Rp 25.000 = Rp 1.500.000,-

Satu juta lima ratus ribu rupiah………………….

Advertisements