Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sabtu (4/6), anak saya ikut Penyisihan Pertandingan Sepakbola Anak-anak “Liga Danone” yang disponsori oleh Danone Indonesia di Lapangan Belalang, Kecamatan Pancoran.

Pertandingan diikuti oleh berbagai klub sepakbola anak-anak, Sekolah Sepakbola (SSB), maupun Sekolah Dasar di Jakarta Selatan, diselenggarakan dari pagi s/d sore hari.

Menurut saya, panitia penyelenggara pertandingan sebaiknya merencanakan, untuk 2 atau 3 hari (apalagi sekarang sedang libur panjang), jadi waktunya bisa dari  pukul 07.00 s/d 09.00 WIB dan sore pukul 16.00 s/d 18.00 WIB. Sehingga tidak “memaksa” anak-anak untuk bermain bola dibawah terik matahari.

Bayangkan siang ini, indikator suhu di PDA (Personal Digital Assistant) saya, last update : Saturday, June 04, 2011, 13.39 adalah 33° C, angin bertiup dari arah Timur dengan kecepatan 17 km/jam.

Sebagian orang tua, khawatir anaknya (8 s/d 12 tahun) yang  main antara 3 sampai 4 kali pertandingan (2×10 menit) menderita sakit karena kepanasan dan kelelahan .

Saya juga menyesali kondisi Lapangan Belalang yang kurang memadai untuk sebuah lapangan bola. Nyaris tidak ada rumputnya, jika musim kering………

Kalau musim hujan jangan ditanya ………………

Saya berfikiran, kok panitia penyelenggara begitu  yakin untuk menyelenggarakan pertandingan dengan kondisi seperti itu?

Apakah pihak Kelurahan,  RW, RT atau tokoh masyarakat tidak risih….???

Padahal daerah ini terkenal dengan predikat Kelurahan Hijau dan Asri, terbaik di Jakarta.

Kenapa lapangan ini tidak dibuat bagus, sehingga layak dijadikan lapangan bola?

Mengenai dana, asal mau berusaha pasti bisa.

Bukankah ini bisa dikatakan salah satu Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) untuk masyarakat….???

Kantor Kelurahan bisa mengusulkan perbaikan lapangan ini kepada pemerintah untuk dimasukkan kedalam DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran).

Atau bisa kumpulkan dana masyarakat, dalam satu atau dua tahun pasti beres. Masak tidak ada sih, donatur di daerah ini…???

Apalagi ada sekolah sepakbola di sini (namanya SSB Maisan United) yang terdaftar resmi sebagai Sekolah Sepakbola di Jakarta, pasti anak-anak yang ikut latihan dipungut bayaran (uang masuk/pangkal + uang bulanan).

Bukankah sebagian dana ini dapat dimanfaatkan…???

Ternyata alasannya bukan itu. Dari beberapa informasi yang saya dapatkan, ada perbedaan pendapat pada tanah tersebut. Sebagian lapangan merupakan milik Kompleks yang ada di sini, sedangkan sebagian yang lain milik perorangan yang tidak menginginkan lapangan ini dibangun.

Disinilah persoalannya, pihak Kelurahan tidak mau merencanakan pembangunan kalau masalah ini belum tuntas.

Lapangan Belalang

Lapangan Belalang

Di Lapangan ini sering diselenggarakan acara-acara, antara lain :

  • Pekan Olah Raga Sekolah Dasar (POR SD), 15 s/d 17 Maret 2011, agenda rutin Kelompok Kerja Guru Olah Raga (KKGO) untuk mengembangkan prestasi siswa di bidang olah raga.
  • Nonton Bareng (Nobar) final leg pertama Piala AFF 2010 antara Indonesia vs Malaysia, 26 Desember 2010, penontonnya mencapai 3.000 orang.
  • Pasar Rakyat, Agustus 2010, diadakan Pemerintah DKI (Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI, pasar murah yang dipadati oleh ratusan stan  dari ritel kecil dan besar (Indomaret, Alfamart dan Carrefoure).
  • Konser musik, yang sering dihadiri oleh grup-grup band ternama seperti Lila, Alexa, The Winner, dsb.
 Sumber foto : wartapendidikan
Advertisements