Tags

, , , ,

Rabu 20 April 2011, pukul 15.00 GMT kami antri di loket penjualan karcis, hanya ada 4 orang di depan kami.

Dalam waktu singkat (tidak sampai 10 menit) kami sudah bisa mendapatkan tiket nonton pertandingan Chelsea VS Birmingham City dalam Barclays Premier League (Liga Primer Barclays).

Gampang sekali dan tidak perlu berdesak-desakan………….

Pertandingan baru dimulai pukul 19.45 dengan harga tiket £23.50 (sekitar Rp 350.000,-).

Kami ”dapat” tiket di bagian Matthew Harding Lower, Gate : 16, Row : JJ, Seat : 0183, yaitu bagian utara stadion, masuk lewat pintu 16 dengan deretan bangku JJ no 183 (pojok, paling atas).

No worries, yang penting bisa nonton………. he3x 🙂

Setelah mengantongi tiket, kami kembali ke hotel untuk berganti kostum (tentu saja dengan segala atributnya seperti : kaos,  jaket, topi, scraft, dll).

Pukul 17.00 dengan menumpangi kereta api bawah tanah kami sudah berada kembali di Stamford Bridge.

Penonton belum begitu ramai, mungkin karena stadion baru di buka pukul 18.00 dan kick off  juga baru pukul 18.45.

Kami masih sempat mengelilingi stadion, dan menyaksikan kedatangan bus pemain Birmingham.

Kami di pojok kiri paling atas :(

Kami di pojok kiri paling atas 😦

Stadium Tours & Museum

Bus Birmingham

Bus Birmingham

Sementara itu para petugas pintu masuk mulai mempersiapkan segala sesuatunya.

Tepat pukul 18.00 , penonton dipersilahkan masuk, kami termasuk penonton yang pertama masuk di pintu tersebut.

Segala macam makanan dan minuman harus ditinggal/dibuang ketempat yang sudah disediakan, semua penonton yang masuk diperiksa dengan methal detector.

Tiket dimasukkan ke “mesin pembaca tiket” agar dapat ”terbuka” atau didorong dan  berputar agar kita bisa melewatinya.

Di lorong menuju “block” 16 kami menemukan sebuah The Tea Bar yang menjual makanan dan minuman. Semua minuman terbuat dan dikemas dari bahan plastik, lucunya kalau kita beli minuman langsung dibukakan tutupnya (dibawa ketempat duduk tidak boleh pakai tutup).

Di dalam stadion sudah ada yang memandu, dengan memperlihatkan tiket, kita akan dikasih tau tempat duduknya yang mana.

Bangku-bangkunya masih kosong, karena kami masuk kecepetan (beberapa menit sebelum pertandingan dimulai semua tempat menjadi penuh)

Persiapan di Pintu Masuk

Mesin Pembaca Tiket

Pintu Masuk dilihat dari Dalam

Pintu Masuk dilihat dari Dalam

The Tea Bar

Lorong dalam Stadion

Lorong dalam Stadion

Advertisements