Tags

, , , , , , , , , , ,

Suatu pesan dari anak saya Kevin, ketika ada rencana kunjungan ke Inggris adalah :

“Pa, jangan lupa ya mampir ke Stadion Chelsea”.

(Maksudnya stadion Stamford Bridge)

Chelsea FC yang dijuluki dengan The Blues  adalah kesebelasan kesayangan Kevin, dengan pemain idolanya Lampard (Frank Lampard) bernomor punggung 8 (belakangan saya baru tau, bahwa pemain idolanya Lampard).

Chelsea FC dimiliki penuh oleh milyarder asal Rusia Roman Abramovich, sedangkan Manager merangkap Pelatih adalah Carlo Ancelotti.

Karena hari pertama belum ada kegiatan (untuk mengisi waktu) kami manfaatkan dengan jalan-jalan ke Green Park, Buckingham Palace, dan St James’s Park, terus lanjut ke Big Ben, dan Gereja Westminster Abbey tempat upacara pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton.

Habis itu kemana lagi ya…ah mendingan ke Chelsea aja….

Kami mencari stasiun kereta api bawah tanah “Victoria” untuk ke stasiun “Fulham Broadway” (stasiun terdekat menuju Stamford Bridge).

Keluar dari stasiun, kami belok kiri dan berjalan kaki sekitar 5 menit untuk sampai di stadion tersebut (kereta ini  stasiun akhirnya adalah Wibledon).

Sore itu di Stamford Bridge tidak ada kegiatan pertandingan, tetapi cukup banyak pengunjungnya, diantaranya sekelompok remaja/pelajar dari Mexico seperti ini :

Kami baca pengumuman bahwa besok ada pertandingan Chelsea Vs Birmingham City.

Dalam hati, gimana ya rasanya nonton sepak bola di negeri orang atau nonton Chelsea di sarangnya…???

Pasti punya sensasi tersendiri. Suatu kejadian yang sangat langka buat kami….

Mudah-mudahan besok sempat nonton….he3x (sambil berharap dan berdoa).

Kemudian kami masuk ke The Chelsea FC Megastore (toko khusus yang menyediakan segala macam merchandise) Chelsea, seperti baju kaos, jaket, topi, scraft, sarung tangan, gantungan kunci,  bendera, gambar tempel,  handuk dll.

Di sini semuanya bisa menghasilkan uang, tidak ada pertandinganpun mereka bisa mendapatkan duit dengan Stadium Tournya (tour/masuk ke dalam stadion dengan guide yang sudah tersedia).

“Jangan lupa Pa, beli bajunya juga ya…,” kata Kevin lagi.

Sayang, saya hanya bisa belikan Kevin sebuah jaket (£25), topi (£9) dan scraft (£10), total £44 (£1 hampir Rp. 15.000), jadi totalnya sekitar Rp 650.000,- (saya harus berhemat, karena baru hari pertama di negeri orang).

Bayangkan untuk sebuah kaos bola harganya £43, kalau yang ada nama dan nomor pemain harganya menjadi £51, jika ditambahkan logo liga primer seperti Barclays Premier League  menjadi £ 55 (untuk satu kaos bola harganya bisa sampai Rp 800.000,-).

Di lantai dua, kita juga bisa sablon kaos tersebut dengan nama kita sendiri asal mau mengeluarkan £16.

Sebelumnya, ketika beli topi saya mau tanya kepada Kevin (di topi tersebut ada foto, nama, nomor dan tanda tangan pemain-pemain Chelsea, seperti Lampard, nomor 8 atau Torres nomor 9).

Waktu itu pukul 17.00 GMT, kalau saya telepon Jakarta berarti sudah pukul 23.00 WIB, kasihan biasanya anak-anak sudah tidur.

Akhirnya saya putuskan untuk beli topi dengan foto dan tanda tangan Lampard nomor 8 saja. Setelah besoknya saya tanya ke Kevin, alhamdulillah pilihan saya benar….bahagia rasanya.

Beli sesuatu dengan pilihan yang tepat…..

Advertisements