Tags

, , ,

Hari ini Kamis (24/3), saya mencoba melakukan ibadah Puasa “Kamis”, yang hukumnya sunat (berpahala kalau dikerjakan, dan tidak berdosa kalau ditinggalkan).

Hal ini biasa saya lakukan beberapa tahun yang lalu…..

Kenapa hari ini tiba-tiba saya puasa?

Ceritanya begini :

Beberapa hari yang lalu (21 Maret 2011),  saya membaca sebuah artikel di berita online detikcom, yaitu : “Luangkan Satu Hari Saja untuk Bersihkan Racun Tubuh” .

Dalam artikel ini dijelaskan bahwa kita disarankan meluangkan waktu 1 hari dalam seminggu untuk detoks (membuang sebagian racun dalam tubuh), dengan cara :

  1. Mulailah hari dengan minum 8 gelas air putih
  2. Minum jus buah atau sayuran, tanpa menggunakan gula atau minum teh herbal
  3. Puasa untuk membersihkan dan mengistirahatkan perut
  4. Lakukan olahraga teratur selama 30 menit per hari
  5. Selama melakukan detoks jauhkan diri dari rokok, minuman alkohol, kopi, teh, dan minuman ringan

Dari beberapa saran yang diberikan, setelah melalui diskusi dengan keluarga di rumah, saya lebih memilih puasa (karena itu pada poin 3 di atas saya warnai dengan biru dan tebal).

Insya Allah setiap hari Kamis akan saya coba melakukannya. Mudah-mudahan bisa….

Berolah raga teratur selama (paling sedikit) 30 menit setiap pagi, rutin saya kerjakan, bahkan ditambah dengan olah raga renang setiap Sabtu atau Minggu pagi.

Begitu juga dengan rokok, minuman alkohol, kopi, dan minuman ringan sudah lama tidak saya lakukan kecuali minum secangkir teh (sedikit gula setiap pagi). Yang sulit adalah menghindari diri dari polusi asap rokok (lingkungan) kerja.

Diharapkan dengan mengerjakan puasa disamping membuat tubuh lebih sehat, yang terpenting adalah sekalian bisa menjalankan IBADAH.

Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui

[dua tiga pulau atau dua puluh tiga pulau? 🙂 ]

Sekali membuka pura, dua tiga utang terbayar .

[duitnya dari mana?]