Tags

, , , ,

Sumber : indonesia.siutao.com

Sumber : indonesia.siutao.com

Dalam berita di salah satu stasiun TV Nasional pagi ini, saya menyaksikan kemacetan di Puncak Bogor, seperti biasa setiap hari libur.

Daerah Puncak, Bogor sebagai tujuan wisata favorit yang banyak dikenal dan dikunjungi oleh wisatawan lokal dari Tanah Air maupun Internasional. Mempunyai kendala yang tidak bisa teratasi sampai detik ini, yaitu kemacetan dan kesemerawutan yang sangat parah.

Padahal setiap orang yang mengunjungi suatu daerah tujuan wisata, pasti bermaksud untuk mencari ketenangan, melupakan sejenak kesibukan sehari-hari. Sayangnya sebelum sampai ke tujuan sudah di landa stres duluan karena kesulitan akses.

Saya teringat ketika membaca sebuah koran beberapa waktu yang lalu, menulis tentang sebuah ide agar suatu saat bisa dibangun fasilitas kereta gantung, yaitu sebuah kereta yang menggantung yang berjalan menggunakan kabel.

Di luar negeri kereta gantung ini, pada awalnya dan biasa digunakan di tempat-tempat wisata misalnya di daerah bersalju, daerah pegunungan seperti Pegunungan Alpen, tapi sekarang sudah berkembang menjadi suatu moda transportasi di daerah perkotaan seperti Medellin dan Colombia (wikipedia).

Seandainya bisa dibangun sebuah stasiun kereta gantung di sekitar Ciawi atau Jonggol, semua kendaraan yang menuju Puncak harus berhenti dan parkir di stasiun tersebut, para wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menggunakan sebuah kereta gantung yang disebut dengan “Gondola“.

Disamping menghindari kemacetan, wisatawan juga bisa menikmati pesona pegunungan yang mungkin belum pernah kita saksikan selama ini.

Seandainya, Pemerintah Indonesia belum punya modal untuk membangun fasilitas tersebut, saya yakin pasti akan banyak  investor yang akan berebut menanamkan modalnya. Karena moda transportasi ini mempunyai fungsi dan manfaat yang sangat strategis bila dikelola dengan benar.

Advertisements