Tags

,

Heboh tercemarnya susu formula, karena temuan tim peneliti Institut Pertanian Bogor(IPB) antara tahun 2003-2006 yang lalu.

Bagaimanapun berita tersebut semakin meresahkan para Ibu yang mempunyai bayi, tapi sejak beberapa hari yang lalu, Menteri kesehatan dalam jumpa persnya (walaupun didesak wartawan menayakan merk dari susu formula yang dimaksud, tetap berusaha berkelit), begitu juga halnya dengan Kepala BPPOM, Kustantinah dalam wawancara di salah satu TV Swasta.

Menteri Kesehatan, tidak menjelaskan nama atau merk susu formula tersebut. Malah menjelaskan panjang lebar tentang bakteri Enterobacter sakazakii.

Dan hari ini (Jumat, 11 Februari 2011), kita menyaksikan keanehan lagi, sementara masyarakat membutuhkan informasi tentang merk susu yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii, yang dipublikasikan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPPOM) justru “Merek Susu yang Bebas Bakteri Sakazakii“.

Saya bertanya dalam hati, apakah saya yang begokkk….atau saya yang tulaliiittt…

Wallahu’alaam………