Tags

Jakarta Urut Buhun menurut Mang Ujang (40) artinya adalah Urut Klasik atau Urut Tradisional.

Namanya adalah Yusuf, tapi karena asalnya dari Sunda, maka lebih dikenal dengan Mang Ujang.

Mang Ujang berasal dari Desa Ciptasari, Kec. Pemulihan, Sumedang, Jawa Barat yang hijrah ke Jakarta, tepatnya Jakarta Timur, yaitu di Bulak Duku, Cibubur.

Mang Ujang

Mang Ujang

Kemampuannya meng-urut adalah tidak terlepas dari kakeknya yang bernama Abdul Qodir, salah seorang Ahli Urut Buhun terkenal di kampungnya.

Mang Ujang sejak kecil sudah dipercaya sang kakek untuk membantu menangani orang-orang yang butuh bantuannya. Apalagi setelah masuk kedunia kerja, Mang Ujang banyak membantu teman-temannya di Pabrik.

Setelah berkelana kesana-kemari, akhirnya Mang Ujang memutuskan untuk lebih menekuni dunia urut dan meninggalkan pekerjaanya. Saat ini pasien Mang Ujang ada dimana-mana.

Hari ini, Sabtu (25/9), saya pesan Mang Ujang ke rumah. Saya hubungi pukul 7 pagi, sampai di tempat saya pukul 8.30.

Alhamdulillah, dengan diawali dari kaki kiri, urat-uratnya dilemaskan dulu, jari-jari kaki kemudian sampai ke atas, kaki kanan dan jari-jari kanan terus ke atas, pinggang, punggung.

Telentang, dilanjutkan dengan memijit bagian depan, lengan kiri dan kanan, terakhir kepala …………….

Tanpa terasa 2 jam sudah berlalu.

Selesai urut, “body” terasa lebih fresh dan ringan, Mang Ujang menganjurkan supaya minum Air Rendaman Daun Sirih, agar toksin-toksin yang terbuang karena di urut, keluar lewat dorongan air rendaman tsb.

Satu jam setelah urut, baru diperbolehkan mandi dengan air hangat…………………

Makan dan ngantuuukkk….::(