Tags

Tulisan ini ikutan kuis di Sarang BURUNG HANTU”

Kendaraan ini selalu  setia menemani saya setiap hari. Siap mengantar saya pagi, siang dan sore maupun malam, yaitu SEPEDA, yang saya beli di tahun 2002 (berarti sudah 8 tahun sampai sekarang) dengan harga Rp. 115.000 (Seratus lima belas ribu rupiah), sangat murah. Namun sampai detik ini masih tetap setia menemani aktifitas saya.

Lucunya sejak sepeda ini menjadi milik saya, biaya yang dikeluarkannya jauh lebih besar dari harga belinya :

  • Jok : 3 kali ganti  x  30.000 = 90.000.
  • Rem tangan (kiri dan kanan) :  40.000
  • Beli 2 lampu “mata kucing” untuk malam hari : 10.000
  • Tutup ban depan dan belakang : 2 kali ganti x 30.000 =  60.000
  • Beli kunci spiral : 2 kali x 15.000 = 30.00
  • Velg belakang : 80.000
  • 2 kali ganti ban luar/dalam dengan total :  220.000

Setelah dihitung ternyata harganya sekarang menjadi = Harga beli + harga perawatan = 115.000 + 530.000 = 645.000 (Enam ratus empat puluh lima ribu rupiah)

Ada cerita seru waktu ganti ban yang terakhir, ketika sepeda tersebut saya antar, saya terburu-buru mau kesuatu tempat, jadi saya tinggal saja dan bilang kepada Abang bengkel tersebut agar mengganti ban yang meledak. “Bang tolong ganti ban belakang (luar dan dalam) dengan yang bagus”

Setelah 3 hari kemudian, saya baru sempat mengambilnya. Ketika saya tanya berapa biayanya, Rp. 140,000. Ternyata kedua ban sepeda luar dan dalam diganti….. yaaaah tentu saja sampai segitu biayanya.

Sepeda ini sering dipinjam teman (tapi ga ngomong-ngomong), terus berpindah tempat sampai seminggu ga ketemu. Tapi akhirnya ketemu lagi di tempat yang lain. Karena itu sekarang mau ga mau harus saya kunci.

Sering ketinggalan di bawah pohon dan di atas tanah becek, sehingga kalau hujan ban dan velgnya kotor karena percikan air serta tanah. Akibatnya velg-nya……jadi berkarat (karatan). Kecuali Velg belakang, yang sudah saya ganti dengan alumanium sehingga bebas karat.

Baru-baru ini sepedanya diservis maka rantainya dikasih oli, supaya lancar. Akibatnya kaki celana saya bagian kanan, selalu kotor karena oli….Dan sekarang setiap naik sepeda kaki celana sebelah kanan harus dilipat…:=)

Tapi ngomong-ngomong hari ini Selasa (14/9) sepeda tersebut “hilang” lagi, soalnya ketika saya pulang sudah tidak ada lagi ditempat, mungkin ada yang minjam tapi ga ngomong ……mudah-mudahan besok sudah ada lagi……

Catatan :

Karena sepedanya “hilang” jadi belum sempat difoto. Besok klo ketemu saya ambil deh fotonya khusus untuk Denuzz.

OK…………

Sepedanya pagi ini Rabu (15/9) pukul 8.15 WIB, sudah ada lagi, langsung saya foto supaya hutang ke Denuzz si Burung Hantu LUNAS !!!! :