Tags

Jakarta – Sejak tiga hari terakhir Jumat s/d Minggu tanggal 3 s/d 5 September 2010. Saya dan keluarga keluar rumah, start sekitar pukul 2 siang.

Sejak dari Pancoran – Kuningan – Diponegoro – Sabang,  jalanan nyaris tanpa hambatan. Begitu juga hari ini dari Pancoran – Saharjo – Pasar Rumput – Cikini –  Menteng – Gambir – Pasar Baru dan sebaliknya,  kecuali sedikit terhambat karena lampu merah.

Begitu juga Jumat yang lalu saya ke arah Depok pulang dan pergi , sepi juga….!!!!

Kelihatannya warga Jakarta sebagian besar sudah meninggalkan kota ini sejak Rabu atau Kamis minggu sebelumnya, kembali kekampung halaman masing-masing sehingga jalanan sudah mulai sepi.

Hari ini ada keperluan ke Pasar Baru untuk mengambil jam yang sudah lama selesai diperbaiki, kemudian beli makanan untuk buka puasa dan pulang…..Sehingga pulang pergi ke Pasar Baru dan sampai lagi di rumah hanya dalam waktu dua jam….Fantastis…

Hal yang tidak lazim terjadi ketika hari-hari biasa….

Setelah urusan pertama selesai, mampir ke tempat makanan yang sudah kami kenal sejak belasan tahun yang lalu, mulai dari warung kecil sederhana sampai sekarang sudah seperti ini, menjual bakmi ayam dan berbagai makanan tradisional (nah ini yang dicari) seperti : Lupis, Arem-arem dan yang istimewa “Kue Jongkok”  :

Kue Jongkok masih dibungkus daun adalah seperti ini :

Kue Jongkok

Kue Jongkok

Kue Jongkok yang sudah dibuka dari bungkusnya, yang terdiri dari kue tepung (berwarna hijau), serutan daging kelapa muda (yang agak keputihan), santan dan gula jawa :

Kue Jongkok

Kue Jongkok