Tags

,

Jakarta – Pada  5 Juni 2010 yang lalu, di saat anak-anak liburan sekolah kami mampir ke Bandung. Tiba-tiba kenangan waktu kecil muncul kembali, ketika melihat pajangan di dinding  “boemi joglo” Restaurant di daerah Dago, Bandung .

Pajangan tersebut saya kenal dengan nama LUKAH (dalam bahasa Minangkabau), yaitu sebuah perangkat tradisional yang di kampung saya berguna sebagai perangkap  Belut, terbuat dari rotan yang sudah diraut dan dibentuk menyerupai botol.

Lukah mempunyai lubang di bagian bawah, kedalam Lukah dimasukkan cacing sebagai umpan untuk menarik belut agar dengan suka rela masuk ke dalamnya. Lukah ini dibuat sedemikian rupa sehingga belut yang sudah masuk tidak bisa keluar lagi.

Lukah ini di tanamkan ke dalam sawah pada sore hari, dan baru dikumpulkan kembali besok paginya dengan belut yang sudah masuk ke dalam perangkap tersebut.

Di bawah ini bukanlah Lukah seperti yang saya sebutkan di atas, tapi  pajangan lain yaitu beberapa topeng yang terletak di dinding restoran ini.

boemi joglo Restaurant

Jl. Rancakendal Luhur – Dago no. 17

Bandung – (022) 2501344 – (022) 91121679