Tags

Jumat (13/8) sekitar pukul setengah dua siang, sebuah sedan Toyota Corolla, yang dikendarai seorang pelajar SMA, di tabrak oleh kereta api listrik di Pintu Kereta Volvo, keretanya dari arah Bogor menuju Jakarta. Sedangkan mobil dari arah yang sama (Kemuning). Ketika itu kereta berjarak sekitar 100 m lagi, mobil tsb mati tiba-tiba.

Untung penjaga perlintasan dan masayarakat sekitarnya berteriak agar pengemudi dan penumpang yang ada di mobil segera TURUN.

Mobil terseret oleh kereta sampai sejauh 150 m, dan sampai pukul 3 atau 4 sore kelihatannya mobil naas ini belum ada yang mengevakuasi.

Akibatnya jalan raya dari arah Kalibata, Volvo ke Pasar Minggu atau sebaliknya menjadi macet TOTAL sampai malam……

Yang selalu menjadi pertanyaan bagi saya adalah apakah sebabnya kendaraan yang dalam bahaya (berjarak sekitar 100 m dari kereta)  tiba-tiba mesinnya berhenti dan mati.

Peristiwa ini sering saya dengar dan sering terjadi……karena dari dulu sejak kecil sampai sekarang selama bertahun-tahun saya selalu tinggal tidak jauh dari rel kereta.

Baik ketika masa kecil di Sumatra maupun setelah tinggal di Jakarta, semuanya ada tiga perlintasan kereta ………………

Kembali kepada pertanyaan saya tadi….

Apakah karena pengemudinya yang grogi….??? atau ada hal lain yang bisa diterima logika….???

Ada yang bilang juga dengan jarak seperti di atas seolah-oleh medan magnet (yang ada disekitar benda yang dilewati arus listrik sebagai sumber tenaga kereta) bekerja dan mempengaruhi mesin sehingga berhenti berputar….???

Tapi kenapa kendaraan  lain, yang berhenti disekitar perlintasan kereta  mesinnya tidak mati….????

Advertisements