Tags

Pagi ini bertugas ngantar Ibu “Boss” shopping kebutuhan dapur ke Pasar Minggu, setelah beberapa lama tidak ada tugas begini.

Seperti pasar tradisional lainnya, kita pasti akan membayangkan suasana yang becek, sampah sayur-sayuran, buah-buahan, sampah plastik, botol-botol plastik dan lain-lain. Tetapi ternyata Pasar Minggu TIDAK…….maksudnya tidak jauh berbeda.

Kegiatan para pedagang (paling banyak ibu-ibu), menjual barang dagangannya mulai sekitar pukul 12 atau dini hari sampai pukul 7 pagi. Mereka berjualan dilorong-lorong pasar, bahkan sampai ke jalan raya (menghabiskan satu jalur jalan).

Mungkin para pedagang merasa bahwa mereka sudah membayar retribusi (keamanan, sampah dll), sehingga  dengan tanpa beban membuang sampah apa saja yang mereka jual, di sekitar lokasi mereka jualan.

Memang ada petugas kebersihan yang bertugas menyapu, memungut dan mengumpulkan sampah dengan dibantu oleh satu alat berat. Tapi alangkah baiknya kalau semua pedagang mengumpulkan sendiri sampahnya (bisa dimasukkan ke dalam katong-kantong besar atau karung), sehingga petugas dan alatnya tidak terlalu berat bebannya.

Hanya yang jadi masalah, siapa yang bisa mengingatkan kepada para pedangang atau memberi penyuluhan agar paling tidak bisa menjaga kebersihan di sekitar lokasi atau lapak mereka sendiri….?????

Ada Petugas Pasar lengkap dengan pengurusnya, tapi tugasnya apa ya…….????

Siapa yang mau peduli….????

Mudah-mudahan suatu saat bisa terwujud sebuah pasar tradisional Pasar Minggu yang bersih dan rapi, terbebas dari aroma sampah yang menyengat dan becek…….sehingga menjadi NYAMAN…..seperti di pasar tradisional di daerah Pondok Indah  atau Serpong (saya lupa) atau daerah lain, yang sudah menikmatinya terlebih dahulu.

Satu lagi adalah agar para Pedagang  termasuk petugas juga tidak merampas hak pengguna jalan dengan memanfaatkan badan jalan untuk berjualan……………

Advertisements