Nah pada 19 Mei 2010, di sore hari saya ketemu dengan teman-teman, kebetulan kali ini kembali di JW. Marriott.

Karena acara dimulai pukul 16.30, maka kami berangkat sekitar Pukul 15.15, biasa takut macet, ternyata situasi jalan juga tidak terlalu ramai, jadi kami bisa sampai di tujuan tepat waktu.

Minuman

Minuman

Karena pada saat yang bersamaan keponakan juga sedang persiapan untuk Cessar (melahirkan) dan sebelum masuk ke ruang operasi ingin bicara langsung dengan Omnya, jadi saya juga bolak-balik telepon tapi juga ga masuk-masuk, mana HP saya juga hampir habis baterainya.

Saya bertanya-tanya dalam hati apakah di Marriott tidak bisa menggunakan handphone? Padahal selama ini ga papa pa kok.

Sampai saya keluar hotel dulu untuk mencoba, bahkan saya coba matikan kemudian nyalakan lagi. Masih tidak bisa. Entah kenapa, ternyata semua HP yang saya hubungi tidak on-line, ada yang lowbatt, dll. Tapi alhamdulillah saya masih sempat ngomong sama ponakan ke nomornya yang lain untuk memberi dukungan moral agar kuat menghadapi Cessar-nya.

Sayangnya setelah beberapa lama di acara baru ingat saya belum Shalat Ashar, karena waktu sudah hampir Magrib, apa boleh buat sudah ga bisa Shalat Ashar lagi.

Pukul 18.00 acara pertemuan kami selesai. Sebelum makan malam kami shalat Magrib dulu di lantai 6.

Seperti biasa makan malam selalu di Lounge Syailendra (lantai dasar), dengan menu juga seperti biasa ala Jepang (macam-macam Sushi), India (Nasi Brani dengan macam-macam kari yang sebagian besar dari daging kambing) atau Indonesia (Sop Buntut dengan segala aksesorisnya).

Begitu juga minuman, termasuk dessert seperti ice cream berbagai macam rasa dan aroma atau jajanan pasar yang si bule pasti senang.

Sushi (鮓 )

Sushi (鮓 )