Hari ini sungguh hari yang sangat menyenangkan. Kami berangkat menuju Serang, Banten dari pukul 09.00 dan sampai ditujuan pukul 11.00. Ternyata perjalanan kami hanya membutuhkan waktu dua  jam saja.

Karena asyik melakukan kegiatan, tau-tau jam sudah menunjukkan pukul 13.00. Terasa perut sudah sangat lapar, tentu saja tawaran teman-temandi Serang untuk mencoba SOUP IKAN  langsung kami setujui.

RM. Taman Taktakan

RM. Taman Taktakan

Kami diajak ke SPESIAL SOUP IKAN RM. TAMAN TAKTAKAN, tempatnya cukup strategis. Ketika kami masuk ke dalam rumah makan, kami mendengarkan alunan musik dari organ tunggal. Siang itu sepertinya banyak dikunjungi oleh PNS, kami mengenal mereka karena menggunakan pakaian seragam warna coklat (seperti Pegawai Kementrian Dalam Negeri/Pemerintah Daerah). Kami tidak tahu apakah hari-hari lain juga seperti ini, tapi menurut informasi teman-teman memang setiap hari selalu dipenuhi oleh para PNS untuk makan siang.

Menu favorit disini sudah pasti soup ikannya. Sambil menunggu masakan diracik kami shalat suhur dulu, ternyata setelah selesai shalat hidangan soup ikan beserta cah kangkung seafood -nya sudah tersedia.

Langsung saja kami santap, hmmmmmmmm….ternyata soupnya memang lezat dan istimewa….apa lagi benar-benar sedang lapar berat,sikattttt…bleh.

Tapi menurut saya, ada yang masih kurang yaitu sambalnya, hanya menggunakan sambal botol. Kenapa bukan sambal yang diracik sendiri…??? Mungkin akan lebih nikmat dan khas…

Soup Ikan RM. Taman Taktakan

Soup Ikan

Cah Kangkung Seafood

Cah Kangkung Seafood

Setelah jam menunjukkan pukul 16.00, kami bersiap-siap untuk kembali pulang ke kandang, tidak lupa mampir ke tempat / penjual oleh-oleh (makanan khas Serang/Banten) sebagai hadiah keluarga di rumah, yaitu SATE BANDENG, yaitu ikan bandeng yang telah diolah, dikeluarkan dagingnya dicampur dengan tepung dan bumbu-bumbu khusus kemudian dimasukkan kembali kedalam kulit ikannya, sedangkan tulangnya dibuang, dijepit menggunakan bambu kemudian dikukus/dibakar.

Masing-masing kami membawa empat ekor bandeng, terdapat dua pilihan rasa pedas dan biasa.

Sate Bandeng

Sate Bandeng

Ternyata perjalan menuju pulang lumayan macet, sehingga sekitar pukul 18.30 perut sudah mulai keroncongan lagi. Akhirnya setelah mencari-cari dan memilih tempat makan yang cocok, kami sepakat untuk mampir ke Lele Lela.

Tentu saja menu utamanya adalah Lele, sehingga dipintu masuk ada tulisan “Rugi, jika anda tidak suka lele”. Uniknya ketika kami masuk, semua petugas di sana serentak megucapkan “Selamat Pagi……..”. Nah lho bukannya ini sudah pukul 19.00 (malam)….. ????

Tapi kami langsung sadar, mungkin ini adalah salah satu caranya supaya mereka beda dengan yang lain. Setelah memperhatikan daftar menunya, ternyata memang benar mereka beda, mereka mampu mengolah Lele menjadi makanan yang lain dengan yang biasa, sehingga ada menu Fillet Lele, Lele bakar, Lele Krenyes atau Lele goreng yang dililit tepung, Lele saus mentega / saus Padang  dll.

Dan uniknya lagi bagi yang bernama Lela dipersilahkan makan gratis disini SEUMUR HIDUP dan yang sedang berulang tahun juga gratis, tapi tidak seumur hidup……he3x

Pecel Lele Lela

Pecel Lele Lela