Tags

, , , , , , , ,

Jagung Pulut

Jagung Pulut

Ini adalah tampilan Jagung Pulut atau Jagung Ketan rebus yang saya temui di sebuah warung pinggir jalan di Desa Ilopono, Kabupaten Limboto, Propinsi Gorontalo dalam  perjalanan menuju Danau Limboto.

Jagung Pulut (Waxy Corn) adalah salah satu jenis jagung dengan rasa  pulut atau ketan, jadi agak lengket dan pulen ketika di rebus. Rasanya yang enak dan gurih ini, menurut info disebabkan oleh kandungan amilopektin yang hampir mencapai 100%.

Jagung Pulut pertama kali ditemukan di daratan China pada tahun 1900. Sementara saat ini varietas jagung ketan yang ada di Indonesia masih dalam bentuk lokal, seperti lokal Ciamis, Jember, Kediri atau lokal Sulawesi dll.

Secara fisik, jagung ketan jauh lebih kecil dari jagung yang biasa kita lihat, dan warnanyapun agak pucat (tidak kuning atau orange, nyaris berwarna agak putih dan tidak menarik).

Masyarakat Gorontalo biasa merebus jagung ini dan  memakannya bersama dengan sayur daun pepaya mentah yang diiris halus + irisan rebusan jantung pisang + parutan kelapa, seperti gambar ini :

Sayur Pepaya

Sayur daun pepaya, jantung pisang dan parutan kelapa

Akan lebih enak lagi kalau ditambah dengan sambal tomat, seperti ini :

Sayur Jagung dengan Sambal

Sayur Daun Pepaya dengan Sambal

Selengkapnya seperti ini :

Jagung Pulut Sayur Pepaya

Jagung Pulut dengan Sayur Pepaya

Di sini makan jagung sebagai pengganti makan nasi, bahkan ada yang menambahkannya dengan potongan-potongan ikan cakalang (yang banyak di Gorontalo).

Satu piring biasanya berjumlah delapan buah jagung, seharga Rp 10.000,- dan tanpa terasa saya bisa menghabiskan satu piring jagung pulut dengan sayur daun pepaya dan sambal (bahkan minta tambahan sayurnya).

* He3x…. suka apa lapar ? *

Benar juga, seperti teman-teman katakan sebelum makan jagung pulut, sebaiknya jangan makan nasi dulu. Jadi anggap saja makan jagung sebagai pengganti makan siang.

Enak juga….. :P

Lokasi Warung Jagung Pulut

Lokasi Warung Jagung Pulut

Warung Jagung Pulut

Warung Jagung Pulut

Warung Jagung Pulut dari luar

Warung Jagung Pulut dari luar

Warung Jagung Pulut (di dalam)

Jagung Pulut biasa ditanam di tempat yang banyak angin, misalnya di kaki dan punggung bukit seperti ini :

Kaki Bukit tempat jagung Pulut di tanam

Kaki Bukit tempat jagung Pulut di tanam

Lokasi Jagung Pulut di tanam

Lokasi Jagung Pulut di tanam

Pada masa Fadel Muhammad menjadi Gubernur Propinsi baru Gorontalo, beliau mencanangkan Propinsi Gorontalo sebagai satu propinsi penghasil jagung di Indonesia, sehingga jagung diresmikan menjadi icon Propinsi Gorontalo.

Kebijakan tsb dilanjutkan oleh Gubenur yang sekarang, bahkan sekitar November 2012 mendatang, Presiden RI akan melakukan kunjungan dalam rangka menyambut “Panen Raya Jagung” di Propinsi Gorontalo….!!!