CUCI TANGAN
Jika makan di restoran atau warung makan di Propinsi Kepulaun Riau (Kepri) maupun di Bangka Belitung (Babel), harus hati-hati….!!!
Salah satunya dengan peralatan makan Ceret dan Rantang seperti ini :
Kalau tidak hati-hati, air yang di dalam ceret kita tuangkan ke dalam gelas kemudian terminum. Padahal ceret ini adalah tempat air yang belum dimasak tapi digunakan untuk cuci tangan, sedangkan rantang berfungsi sebagai wadah atau tempat penampungan air bekas cucian tangan tadi.
Mungkin ini adalah salah satu ciri Kebudayaan Melayu yang masih bisa kita saksikan dan masih tetap bertahan sampai detik ini.
Bagaimana dengan daerah lain, adakah yang seperti ini ? misalnya Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung atau Kalimantan ?
Categories: Beranda, Kuliner, Wisata
Babel, Bangka Belitung, Ceret, Kebudayaan Melayu, Kepri, Kepulaun Riau, Rantang

baru tahu pak, saya pikir juga itu air minum
Awalnya saya juga begitu Mb, untung saya pergi dengan teman yang sudah lama di sana. Jadi saya diberi tahu bahwa ini adalah untuk cuci tangan
ada – ada saja. unik sekali kebudayaan bangsa kita ya pak uded..
Biasanya teko seperti itu hanya ada dipakai di tempat orang suku adat melayu pak. karena saya sering melihatnya pada saat resepsi pernikahan di adat melayu.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah’s Blog
Mudah2 an bertanya dulu sebelum terlanjur meminumnya…
Ya Pak, untuk nanya dulu. Ini apaan ?
Saya pernah melihat hal ini juga Uda …
waktu saya bertugas di Sumatera dulu …
Dan alhamdulillah saya tidak salah …
Karena … saya sengaja tidak bergerak dulu … sengaja melihat dulu aksi teman-teman yang asli daerah situ … bagai mana tata-caranya
hahaha
(termasuk juga tata cara setelah makannya)
salam saya
Benar Om, entah kenapa saya langsung ingat dengan artikel Om bulan September 2011 yang lalu tentang “Table Manner”.
Waktu itu saya salah menjawab pertanyaan Om :
“Jika ingin minum air putih di depan anda, gelas mana yang di ambil ?
Gelas yang kanan atau kiri anda ?”
kalau di kampungku sana pak, restoran yang ada rumah rumahannya biasanya disediakan di gentong berisi air dan gayung buat cuci tangan di luar, kalau yg seperti di atas malah baru aku lihat , cantik juga ya ceretnya
.. dari perak aslikah ?
berarti ndak ada wastavel ya?
Westavelnya rantang itu Mas…..:)
Beautiful silver water pot, Ded
Budayanya sangat “proper” disana, ya?
Harus cuci tangan sebelum makan.
Pasti ini karena banyak orang makan pakai tangan.
Kebanyakan disini tidak bersihkan tangan sebelum
makan sandwich atau burgernya…Kotor sekali
Disini saya pakai “anti-bacterial hand gel” saja.
Have a wonderful weekend!
O ya Mrs, sebagian besar orang di sini makan menggunakan tangan…..
Happy long weekend Mrs
alah lamo ndak bakunjunag ka siko da,
…
menarik da, tapi harus hati-hati ya da, kalau gak hati bakal di minum,..
O ya Bud, alah lamo ndak basuo……..
Ok, noted Pak Uded
Ya Mas harjo
belum lama ini saya ke Kalbar Pak Uded, ternyata memang ada juga di sana sama,tapi walaupun saya baru pertama lihat, tapi saya tahu klo itu tempat cuci tangan, karena dibawah teko ada rantangnya dan tutup rantangnya itu bolong2, gitu lo…….Pak Uded…..
o ya, berarti di Kalimantan Barat juga begitu ya ?
Uda… kalau di Padang (atau Pariaman yah aslinya??) ada botol bekas bir bintang berisi air putih untuk mencuci tangan diatas kobokan plastik raksasa yang kalau ngga ngerti dikirain buat air minum…. So classic..
takjub saya melihat ukirannya, manis banget
Mungkin ukiran khas Melayu
Kalo mau ceret gitu bisa beli di mana ya??ada onlineshop nya ga ya?coz carinya susah sekalian info harganya hehehe